logo


Kilang Minyak RI Kerap Mati, Arcandra Imbau Pertamina untuk…

Arcandra tak menyebut secara rinci kilang mana saja yang kerap mengalami mati produksi.

9 Oktober 2018 14:06 WIB

Ilustrasi kilang minyak lepas pantai.
Ilustrasi kilang minyak lepas pantai. skkmigas.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, menyoroti operasional beberapa kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) yang kerap mati produksi yang tak direncanakan alias unplanned shutdown.

"Kilang eksisting ya, bukan RDMP. Ini kan beberapa kali ada yang unplanned shutdown itu kilangnya banyak. Ini mitigasinya bagaimana?," tanya Arcandra di Jakarta, Senin (8/10).

Arcandra mengimbau, Pertamina segera melakukan mitigasi karena dapat berpengaruh terhadap kinerja pengolahan kilang.


KESDM: Listrik, BBM, dan Air Bersih Berangsur Pulih Pascagempa Sulteng

“Apalagi, dalam hal ini kilang mengolah minyak mentah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM),” tandasnya.

Lebih jauh, Arcandra tak menyebut secara rinci kilang mana saja yang kerap mengalami mati produksi.

Ia hanya mengatakan, salah satu kilang yang sering mati produksi tersebut ada di Dumai, yang memiliki kapasitas 170 ribu barel per hari.

"Dengan adanya upaya mitigasi itu dapat mencegah permasalahan unplanned shutdown ke depan. Jadi bisa meminimalkan kerugian," tuntas Arcandra, dikutip dari katadata.co.id.

 

Pertamina Buka 23 Titik Operasi Pasar LPG di Lokasi Terdampak Gempa

Halaman: 
Penulis : Riana