logo


Awasi Penggunaan Dana Asing untuk Sulteng, KPK Bentuk Tim Khusus

KPK akan memantau dari penerimaan hingga pendistribusiannya agar tidak ada penyelewengan

2 Oktober 2018 07:30 WIB

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Indonesia bersedia menerima antuan asing untuk menangani bencana gempa dan tsunami di Donggala dan Palu. Bantuan asing berbentuk barang dan uang.

KPK mengaku siap mengawasi penggunaan dana bantuan asing tersebut. Hal itu dimaksudkan agar peruntukan bantuan itu benar-benar membantu penanganan bencana.

"Kalau angkanya cukup besar dan tidak efisien nanti kan negara luar melihatnya seperti apa gitu loh. Mungkin bisa jadi tidak korup, tidak diambil, tapi (berpotensi) miss management, itu yang lebih bahaya lagi. (Nanti negara luar berpikir) kok kita enggak bisa bikin kalkulasi yang sederhana," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (1/10).


Dukungan Prabowo untuk Jokowi

Saut mengatakan, KPK akan memantau dari penerimaan hingga pendistribusiannya agar tidak ada penyelewengan.

Alat Deteksi Tsunami Dicuri, Luhut: Dia Membunuh Orang

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata