logo


Pascadivestasi, Inalum-Freeport Bakal Bentuk Manajemen Baru

Pengambilan keputusan tak akan dilakukan sepihak dan tetap akan melibatkan Freeport-McMoRan Inc (FCX).

28 September 2018 22:02 WIB

Dirut Inalum, Budi Gunadi Sadikin dan CEO Freeport McMoRan, Richard Adkerson
Dirut Inalum, Budi Gunadi Sadikin dan CEO Freeport McMoRan, Richard Adkerson detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Utama PT Inalum (Persero), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, pihaknya akan merumuskan struktur manajemen baru PT Freeport Indonesia (PTFI) setelah pengalihan saham.

Meski begitu, kata Budi, hingga saat ini belum ada kesepakatan bulat terkait itu.

"Nanti akan kami pilih bersama. Kami akan perhatikan yang terbaik, supaya jangan sampai terganggu karena banyak proses pengambilalihan itu yang begitu nggak mulus malah produksi turun," beber Budi di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (28/9).


Badan Usaha Tak Patuhi Kebijakan B20? Ini Ganjarannya…

Budi menuturkan, pengelolaan manajemen PTFI nantinya akan didasarkan pada keputusan bersama. Meski pihaknya memegang saham mayoritas PTFI sebesar 51,23%, pengambilan keputusan tak akan dilakukan sepihak dan tetap akan melibatkan Freeport-McMoRan Inc (FCX).

"Sebenernya sudah jelas dari kepemilikan saham kami lebih, cuma dalam pengambilan keputusan kan kami ajak. Misal, seorang istri gaji lebih nggak boleh makan menunya ini. Milihnya bareng-bareng, nggak ada yang saya milih harus diterima," tutur Budi.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, pihaknya dan FCX akan kerja sama menjalankan operasi di tambang tersebut agar operasional tambang bisa berjalan mulus.

"Karena sekarang yang open pit (tambang terbuka) akan habis lalu akan transisi ke tambang bawah tanah di mana di 2019-2020 produksi akan turun jauh karena habisnya yang open pit. Nah transisi ke underground pit ini butuh kerja sama yang baik. Kita tidak boleh tertekan, tidak boleh ribut-ribut, harus benar-benar kerja sama untuk jadi ini," tutup Budi.

KESDM Anugerahkan ‘Subroto Award 2018’

Halaman: 
Penulis : Riana