logo


Harga Jagung Terus Naik, Bamsoet Minta Penjelasan Kemendag

Bamsoet mendorong Komisi IV DPR RI untuk meminta Kemendag menjelaskan hal tersebut,

26 September 2018 17:07 WIB

Warga menyortir jagung hasil panen di Patean, Kendal, Jawa Tengah, Jumat (27/2).
Warga menyortir jagung hasil panen di Patean, Kendal, Jawa Tengah, Jumat (27/2). beritadaerah.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjelaskan naiknya harga jagung yang terus naik sekitar Rp 5.000 per kg setiap bulan di sejumlah daerah seperti Banten, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan.

Menurutnya, penjelasan dari Kemendag sangat diperlukan, mengingat dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 58 Tahun 2018, harga acuan jagung di tingkat pabrik ditetapkan Rp 4.000 per kg.

“Saya mendorong Komisi IV DPR RI untuk meminta Kemendag menjelaskan hal tersebut,” ujar Bamsoet di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/9)


Kementan: Tak Ada lagi Impor Benih Jagung

Politisi Golkar ini pun mendorong Komisi VI DPR agar meminta Kemenperin untuk menyediakan persediaan kebutuhan jagung dalam negeri serta berkoordinasi dengan Kementan dalam menentukan kebutuhan jagung untuk produksi pakan ternak.

Selain itu, Bamsoet juga mendorong Komisi IV DPR dan Komisi VI DPR untuk meminta Kementerian Pertanian (Kementan), Kemendag, dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk menyamakan data mengenai stok jagung dan kebutuhan.

“Ini dilakukan agar tidak terjadi salah persepsi dengan para pedagang dan peternak,” pungkasnya.

Ketua DPR Desak Kementan Jelaskan Data Soal Jagung

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana