logo


Soal Ribut Mendag vs Bulog, DPR: Jangan Turunkan Kredibilitas Presiden!

Karena impor beras tersebut adalah hasil rakortas, maka sebaiknya perlu dilakukan koordinasi ulang apabila ternyata masih ada kelebihan stok dan bukan malah saling salah menyalahkan

20 September 2018 20:45 WIB

Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto.
Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Silang pendapat antara Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, dengan Dirut Perum Bulog, Budi Waseso, (Buwas) terkait penyimpanan beras impor mendapat tanggapan dari Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto.

Darmadi menjelaskan bahwa impor beras sebanyak 1 juta ton beras pada bulan September mendatang adalah hasil dari rapat koordinasi terbatas (rakortas) Menko Perekonomian.

“Persetujuan impor beras itu kan keputusan hasil rakortas perekonomian, artinya dihadiri oleh seluruh stakeholder dari Kementerian Perekonomian. Jadi di dalamnya ada Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Bulog, itu kan sudah diberikan persetujuan artinya perdagangan juga ada,” ujar Darmadi saat dihubungi oleh Jitunews.com, Kamis (20/9).


Impor Beras Jadi Polemik, Begini Respons Istana

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, karena impor beras tersebut adalah hasil rakortas, maka sebaiknya perlu dilakukan koordinasi ulang apabila ternyata masih ada kelebihan stok dan bukan malah saling salah menyalahkan.

“Nah ini kan keputusan pemerintah tentu mereka harus kordinasi kembali kalau memang kelebihan stok. Bicarakan baik-baik dan di reschedule impornya atau ditunda, kan bisa dibicarakan. Jangan saling serang. Di media masa saling serang dengan statement yang berbeda,” tuturnya.

Dalam hal ini, kata Darmadi, Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, diminta untuk menkoordinasikan kembali persoalan impor beras tersebut agar dicapai suatu keputusan bersama.

“Tolonglah dikoordinasikan kembali oleh Menko Perekonomian, misalnya itu ditunda atau bagaimana karena kesepakatan bersama kan mestinya kalau keluar itu harus seirama jangan setelah dari hasil rapat masing-masing saling menyerang dan berbeda pendapat,” jelas Darmadi.

“Jadi yang penting itu satu irama agar tidak menurunkan kredibilitas Presiden Joko Widodo. Ini kan satu tim, ya koordinasikan kembalilah,” pungkasnya.

Soal Impor Beras Jadi Polemik, Anggota DPR: Jangan Saling Serang, Koordinasikan Kembali

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana