logo


Jika Terus Impor Beras, Pengamat: Jokowi Bisa Kehilangan Suara Dukungan dari Petani!

Petani akan merugi jika pemerintah tetap melakukan impor beras.

19 September 2018 23:12 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polemik impor beras dinilai banyak kalangan harus segera diselesaikan oleh Presiden Jokowi.

Menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, jika tidak diselesaikan dengan segera, Jokowi terancam kehilangan suara dari para petani.

Baca juga: Lukas Enembe: Pemerintah Saya Berkata, ‘Anda Pergi...'


Balas Fadli Zon, TKN: Ada yang Terus Nyapres, Sampai Beberapa Kali, Selalu Gagal Lagi!

"Jokowi bisa kehilangan suara dukungan dari petani bila menganggap remeh polemik impor beras," ujar Hendri dilansir Tribunnews.com, Rabu (19/9).

Baca Juga: Disebut Terima Gratifikasi Divestasi Newmont, TGB Tantang Tempo Lakukan Ini

Sebelumnya, Dirut Perum Bulog, Budi Waseso, memutuskan untuk tidak melakukan impor beras.

Baca Juga: Kadernya Mengaku Dekat dengan Jokowi, PKS: Kepala Daerah Tidak Masuk Tim Sukses Supaya...

Pasalnya, cadangan beras pemerintah di gudang Bulog masih mencapai 2,4 juta ton.

Kemudian, beras tersebut akan dipakai untuk distribusi Beras Sejahtera (Rastra) sebanyak 100 ribu ton sehingga tersisa 2,3 juta ton.

Baca Juga: Terkait Polemik Impor Beras, Netizen: Pak Jok, Itu Buwas Sama Kemendag Nggak Sinkron!

Tak hanya itu, stok juga akan ditambah 400 ribu ton pada bulan Oktober 2018 yang notabene adalah sisa impor tahun lalu.

Baca Juga: "Sekarang Hampir Mungkin Malaysia yang Kalah dengan Indonesia"

Alhasil, Bulog masih akan memiliki cadangan beras sebanyak 2,7 juta ton.

"Dengan serapan yang tiap hari dalam kondisi kering, masih menyerap 4.000 ton per hari. Dari 4.000 ton diserap melalui operasi pasar 1.000 ton per harinya," tegas Budi Waseso di Kantor Perum Bulog, Jakarta Pusat, Rabu (19/9).

Baca Juga:

Koordinator Jubir Timses Prabowo-Sandi Bergelar Doktor dan Masih Muda, Siapa?

TGB Resmi Pensiun, Netizen: Lanjut Pak, 2024 Presiden!

"Yang kami lakukan ya tinggal menjaga ini. Masa harus bertahan pada impor?" pungkasnya.

Lukas Enembe: Pemerintah Saya Berkata, ‘Anda Pergi...'

Halaman: 
Penulis : De Sukmono