logo


Masih Mendapat Ancaman, Novel: Presiden Punya Tanggung Jawab, Susah Pemilu Gini

Novel mempertanyakan kehadiran negara melihat banyak pegawai KPK menerima ancaman

19 September 2018 13:57 WIB

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan didampingi (kiri) Wakil Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Harun Al Rasyid tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2).
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan didampingi (kiri) Wakil Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Harun Al Rasyid tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan belum juga terungkap. HIngga saat ini, Novel mengaku masih mendapat ancaman.

"Sampai sekarang saya masih diancam," ujar Novel di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Depok, Sleman, DIY, Rabu (19/9).

Baca Juga: Titik Inilah yang Membuat Wanita Mencapai Puncak Kenikmatan


Zulkifli Hasan Datang ke KPK Sebagai Saksi Perkara Suap Adiknya

Novel mengungkapkan, ancaman yang didapatkan berupa pengintaian oleh orang yang tidak dikenal di kediamannya. Novel juga mendapatkan foto-foto orang yang mengintai rumahnya dari tetangga.

Baca Juga: Kece, Janda Farhat Abbas yang Satu Ini Makin Memesona

Namun, Novel tidak merasa takut dengan ancaman-ancaman tersebut dan akan tetap menangani kasus-kasus korupsi besar.

Baca Juga:

Mengejutkan, Ternyata Daun Kemangi Bisa Tingkatkan Vitalitas Pria dan Wanita

Nama Koalisinya Disebut Jadul oleh PSI, PKS: Sesuai Selera

"Saya dapat foto dari tetangga beberapa orang mengintai rumah saya. Kejadian ini sama sekali tidak saya sesali dan tidak membuat saya menjadi takut. Sampai sekarang saya masih menangani perkara yang besar, mafia yang lebih besar," tegasnya.

Eks Korupstor Nyaleg, MUI: Rasa Krisis Bahaya Korupsi Belum Melekat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata