logo


Kubu Jokowi-Ma'ruf Berharap Buni Yani Tobat dan Tidak Lagi Bicara Hoaks dan Fitnah

Kampanye tidak boleh membawa isu SARA, fitnah, dan hoaks

14 September 2018 20:41 WIB

Buni Yani pengunggah video dugaan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama.
Buni Yani pengunggah video dugaan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Buni Yani menyatakan masuk ke tim sukses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani berharap Buni tidak berbicara hoaks.

"Semoga Buni Yani sekarang tobat enggak bicara-bicara yang hoaks lagi, enggak bicara yang fitnah lagi," kata Irma di Restoran Bumbu Desa, Jakarta Pusat, Jumat (14/9).

Irma menjelaskan batasan-batasan kampanye di media sosial seperti arahan KPU. Kampanye tidak boleh membawa isu SARA, fitnah, dan hoaks.


Durasi Debat Capres Ditambah, Koalisi Jokowi-Ma'ruf Khawatir Prabowo-Sandi Kehabisan Bahan

"Kan sudah ada batasan dari KPU tak boleh SARA, enggak boleh bicara fitnah, enggak boleh bicara hoaks, kan sudah ada," jelas Irma.

Lawan Ketidakadilan di Era Jokowi, Buni Yani Gabung Timses Prabowo-Sandi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata