logo


Jonan Bilang Kendaraan Listrik Bukan untuk Masa Depan, Melainkan…

Program kendaraan listrik merupakan salah satu komitmen Pemerintah untuk menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca (CO2) sebesar 29 persen pada tahun 2030.

14 September 2018 18:20 WIB

Menteri ESDM Ignasius Jonan menjajal mobil listrik buatan ITS.
Menteri ESDM Ignasius Jonan menjajal mobil listrik buatan ITS. Dok. Kementerian ESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menegaskan, Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan kendaraan listrik di Tanah Air secepat mungkin, karena kendaraan listrik bukan untuk masa depan, melainkan sekarang.

Jonan melanjutkan, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, maupun Kota, untuk berinisiatif membuat regulasi daerah tentang implementasi mobil listrik di daerahnya masing-masing.

"Pemerintah daerah harus mengambil inisiatif untuk membuat peraturan daerah dan kita (Pemerintah Pusat) akan dukung hal tersebut. Karena electric vehicle is not future, it is now," tegas Jonan, belum lama ini.


Eks Menteri Pertambangan Sebut Indonesia Menuju Paradigma Energi 3.0, Apa Artinya?

Lebih lanjut, Jonan berharap bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Surabaya, bisa mempercepat pembuatan regulasi kendaraan listrik, sehingga bisa menjadi percontohan bagi Pemerintah Daerah lainnya.

Banyak Sumur Migas Menua, KESDM Akan Fokus Eksplorasi Lapangan Offshore

Halaman: 
Penulis : Riana