logo


Wamen ESDM: Biaya Produksi Migas Per Barel Bukan Indikasi Efisiensi

Untuk menentukan apakah sebuah perusahaan hulu migas efisien atau tidak, belum tentu bisa ditentukan lewat biaya per barel.

13 Agustus 2018 04:50 WIB

Arcandra Tahar.
Arcandra Tahar. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, menegaskan bahwa biaya yang dibutuhkan sebuah perusahaan minyak dan gas bumi (migas) untuk memproduksi satu barel minyak tidak serta merta dapat menentukan nilai efisiensi perusahaan tersebut.

"Apakah cost (biaya) per barel itu yang menentukan efisiensi sebuah oil company atau tidak? Setiap lapangan yang berproduksi besar pasti biaya per barelnya kecil. Sebaliknya, setiap lapangan yang kecil, biaya per barelnya pasti besar," papar Arcandra, di Jakarta, baru-baru ini.

Arcandra melanjutkan, untuk menentukan apakah sebuah perusahaan hulu migas efisien atau tidak, belum tentu bisa ditentukan lewat biaya per barel.


Kata Arcandra, Berbisnis di Migas Itu Harus Begini...

"Karena biaya itu banyak komponen, belum tentu tergantung dari jumlah produksi," jelasnya.

Cek! Ini Jurus Jitu Pemerintah Capai Ketahanan Energi

Halaman: 
Penulis : Riana
×
×