logo


Naik Jadi Rp 73 Triliun, Kemendes Perketat Penyaluran Dana Desa 2019

Kemendes PDTT optimistis penyaluran Dana Desa mampu tepat sasaran serta minim penyimpangan.

10 Agustus 2018 14:25 WIB

Dana desa membantu desa menyelesaikan persoalan infrastruktur dasar seperti jalan. Dikerjakan secara partisipatif, melibatkan masyarakat.
Dana desa membantu desa menyelesaikan persoalan infrastruktur dasar seperti jalan. Dikerjakan secara partisipatif, melibatkan masyarakat. istimewa

SEMARANG, JITUNEWS.COM - Kenaikan anggaran Dana Desa menjadi Rp 73 triliun pada tahun 2019 nanti menjadi tantangan tersendiri bagi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Dengan dukungan penuh dari Kejaksaan Agung, Kemendes PDTT optimistis penyaluran Dana Desa mampu tepat sasaran serta minim penyimpangan.

Selain mengoptimalkan Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) milik kejaksaan, Kemendes PDTT gencar menggelar sosialisasi prioritas penggunaan dana desa sesuai peraturan Menteri Desa PDTT no. 19 tahun 2017.


1.000 Sertifikat Tanah Bakal Dibagikan Kemendes Hingga Akhir Tahun

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambut baik sosialisasi yang digelar Kemendes dan kejaksaan tersebut.

"Pemberian sosialisasi prioritas itu penting terlebih bagi desa-desa yang membutuhkan bantuan. Selain lebih mudah pengawasanya, penggunaan dana sesuai prioritas cenderung mampu mengurangi penyimpangan," kata Ganjar saat membuka acara sosialisasi penggunaan dana desa, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (8/8) malam lalu.

Menurut Ganjar, skala prioritas itu penting.

"Kalau tidak nanti itu (dana desa) digunakan sesuai selera, ini yang bahaya. Kades harus tahu kebutuhan desanya dan tentu harus transparan agar masyarakat tau," ujarnya.

29 Pejabat Kemendes Belajar Inovasi di Banyuwangi

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas, Riana