logo


Gara-Gara Pidato Sentul, Jokowi Dapat Gelar Baru!

Gelar tersebut sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia.

7 Agustus 2018 09:59 WIB

Humas Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - "Nanti apabila masuk ke tahap kampanye, lakukan kampanye yang simpatik, tunjukkan diri kita adalah relawan yang bersahabat dengan semua golongan. Jangan membangun permusuhan, sekali lagi jangan membangun permusuhan, jangan membangun ujaran-ujaran kebencian, jangan membangun fitnah-fitnah. Tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang lain, tapi kalau diajak berantem juga berani. Tapi jangan ngajak loh. Saya bilang tadi tolong digarisbawahi, jangan ngajak, kalau diajak," kata Presiden Jokowi saat berpidato di hadapan para relawannya di Sentul International Convention Center, Sabtu (4/8).

Potongan pidato tersebut hingga saat ini terus menjadi polemik di tengah masyarakat.

Baca juga: Ini Nih! 3 Fakta 'Keren' Tim Pencak Silat Indonesia


Cetus Fahri ke Jokowi: Berhentilah Memecah Belah Rakyat!

Damin Sada, Jawara Kota Bekasi, Jawa Barat, melalui Facebook-nya pada Senin (6/8) memberi gelar baru pada Jokowi.

"Saya HK Damin Sada, Ketua Jajaka Nusantara. Menyikapi omongan Presiden kita, jadi benar apa yang dikatakan Bapak Amien Rais bahwa Jokowi itu lurah, sekelas lurah, bukan Presiden. Ya, bahkan lebih rendah lagi, yaitu preman pasar. Preman pasar pun bukan preman pasar induk, tapi pasar kaget," tegas Damin.

Ini Nih! 3 Fakta 'Keren' Tim Pencak Silat Indonesia

Halaman: 
Penulis : De Sukmono