logo


40 Kapal Nelayan di Bali Terbakar, DPR Desak Pemerintah Lakukan Ini

Herman juga meminta, Pemerintah mempermudah penerbitkan kembali surat-surat kapal nelayan yang terbakar

11 Juli 2018 16:45 WIB

Petugas pemadam kebakaran dan warga berusaha memadamkan api yang membakar kapal ikan di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Senin (9/7).
Petugas pemadam kebakaran dan warga berusaha memadamkan api yang membakar kapal ikan di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Senin (9/7). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi IV DPR RI, Hermanto, berharap, 40 kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, mendapat bantuan rehabilitasi dari Pemerintah.

“Saya berharap Pemerintah berempati atas peristiwa ini. Bantu para pemilik kapal dalam merehabilitasi kapalnya yang rusak tersebut,” ujar Hermanto di Jakarta, Rabu (11/7).

Politisi PKS ini mengatakan, Pemerintah harus bertindak cepat dalam berempati kepada kapal-kapal taat aturan yang kena musibah.


Cak Imin Terdepak dari Nama Cawapres Jokowi, PKB: Nggak Dong

“Jangan hanya bertindak cepat dalam menghukum kapal ikan yang melanggar,” tuturnya.

Selain itu Herman meminta, Pemerintah mempermudah penerbitkan kembali surat-surat kapal nelayan yang terbakar tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada nelayan.

“Kalau kapal terbakar, surat-suratnya juga hangus. Mengurus surat-surat itu tidak mudah. Karena itu kalau pemiliknya ingin mengurus kembali surat-suratnya maka berikanlah kemudahan,” harapnya.

Herman juga meminta, aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Segera selesaikan pengusutannya. Jika ditemukan ada unsur kesengajaan, maka tindak tegas pelakunya,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, 40 kapal nelayan yang tertambat di Pelabuhan Benoa terbakar Senin (9/7) lalu terbakar.Kebakaran mulai terjadi pukul 01.45 WITA dan baru berhasil dipadamkan pukul 15.00 WITA.

Kebakaran diawali dari salah satu kapal lalu api menjalar ke kapal yang lain. Beberapa anak buah kapal (ABK) sempat melihat munculnya api, namun gagal memadamkan api karena keterbatasan peralatan. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 125 miliar.

Ini Harapan Ketua MPR di HUT Bhayangkara ke-72

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana