logo


4 Kontrak Migas Diteken, Pemerintah Minta Kontraktor Lakukan Ini

Ego berharap, dengan ditandatanganinya kontrak ini akan lebih meningkatkan produksi minyak Indonesia

11 Juli 2018 15:23 WIB

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hari ini Rabu (11/7), meneken kontrak empat wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) terminasi dengan sistem bagi hasil gross split
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hari ini Rabu (11/7), meneken kontrak empat wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) terminasi dengan sistem bagi hasil gross split Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) menandatangani empat‎ kontrak blok minyak dan gas bumi (migas) dengan skema bagi ‎hasil gross split, Rabu (11/7).

Kontrak bagi hasil tersebut, yaitu Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Bula, Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Salaswati, Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Kepala Burung dan Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Malacca Strait.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial, berharap, dengan ditandatanganinya kontrak ini akan lebih meningkatkan produksi minyak Indonesia.

“Pesan dari pemerintah adalah untuk mempercepat penanganan, atau alih kelola dari WK yang terakhir ini tujuannya adalah agar kontraktor bisa mempercepat proses alih kelola ini seawal mungkin sehingga tujuan kita bersama yakni produksi bisa pertahankan dan idealnya bisa ditingkatkan,” tutur Ego di Gedung KESDM, Jakarta, Rabu (11/7).


Kalau Kamu Jeli, Kamu Pasti Tahu Jokowi Sengaja...

Ego melanjutkan, prinsip dari perpanjangan kontrak ini adalah untuk mempertahankan atau meningkatkan produksi minyak. Pasalnya, produksi minyak akhir-akhir ini terus mengalami penurunan.

“Produksi kita terus menurun, defisit neraca migas kita semakin besar,” tambahnya.

Oleh karena itu, lanjut Ego, para kontraktor ini diharapkan dapat bekerjasama dan berkomitmen untuk dapat meningkatkan kegiatan eksplorasi yang ujungnya bisa menambah penerimaan negara yang lebih baik.

“Tentunya para kontraktor juga akan mendapatkan keuntungan yang juga lebih baik karena memang beralihnya mekanisme ke gross split diharapkan bisa membuat kontraktor lebih efesien dalam mengelola,” pungkasnya.

Kontrak 4 Blok Migas dengan Skema Gross Split Resmi Diteken

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana