logo


Pesan Ketua MUI: Khatib Solat Id Harus Kotbah Sejuk dan Tak Berbau Politis

Ma'ruf juga meminta para khatib untuk tidak merusak suasana Idul Fitri dengan provokasi tertentu yang berpotensi menghasilkan perpecahan, termasuk kotbah yang berbau politik.

14 Juni 2018 19:54 WIB

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma\'ruf Amin.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin. Dok. beritagar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin mengimbau para khatib salat Idul Fitri untuk menyampaikan pesan-pesan yang sejuk dan damai dalam kotbahnya.

Hal itu disampaikan Ma'aruf Amin usai Sidang Isbat di Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/6).

"Saya berharap kepada para khatib di Idul Fitri ini, seluruh khatib di Indonesia, supaya khotbahnya itu membawa kesejukan, kedamaian mengajak untuk adanya ukhuwah, mempererat ukuwah Islamiyah dan ukhuwah watoniyah. Dan mengajak untuk menyatukan seluruh bangsa," kata Ma'ruf.


Lebaran Bikin Opor Ayam, Ini Tips Supaya Gurih Sedap

Selain itu, Ma'ruf juga meminta para khatib untuk tidak merusak suasana Idul Fitri dengan provokasi tertentu yang berpotensi menghasilkan perpecahan, termasuk kotbah yang berbau politik.

"Jangan khotbahnya itu membawa pada suasana politik praktis. Jangan sampai menyampaikan yang bersifat politik praktis. Sebab di dalam jemaah itu warna politiknya macam-macam," tegasnya.

"Kalau tidak, itu nanti bisa merusak suasana," imbuh Ma'aruf.

Fahri Hamzah Usulkan MUI Keluarkan Fatwa Larangan Berkunjung ke Israel, Begini Tanggapan MUI

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas
×
×