logo


Paslon ‘Asyik’ Disanksi Bawaslu, Pengamat: Ini Risiko Berada di Seberang Istana

Hendri memuji langkah pasangan Asyik yang menampilkan hal berbeda di debat publik putaran kedua Pilgub Jabar

18 Mei 2018 16:40 WIB

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3 Sudrajat dan Ahmad Syaikhu membawa kaus bertuliskan 2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden dalam debat cagub-cawagub Jabar di UI, Senin (14/5).
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3 Sudrajat dan Ahmad Syaikhu membawa kaus bertuliskan 2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden dalam debat cagub-cawagub Jabar di UI, Senin (14/5). Youtube

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai, keputusan Bawaslu Jawa Barat yang menjatuhkan sanksi kepada pasangan Cagub dan Cawagub Jabar, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, telah memotong kreativitas demokrasi.

"Kalau memang benar Bawaslu menyatakan Asyik melakukan pelanggaran, walau aneh saya gak kaget sih karena memang posisi Asyik saat itu menempatkan diri ada di seberang Istana," kata Hendri di Jakarta, Jumat (18/5).

Lebih jauh, Hendri pun memuji langkah pasangan Asyik yang menampilkan hal berbeda di debat publik putaran kedua Pilgub Jabar, Senin lalu (14/5).


Dituding Selingkuh Sampai Ada Websitenya, Fadli Zon Angkat Suara

"Kalau dalam sebuah kampanye element of surprise itu dibutuhkan. Kalau kemarin tidak tampil beda akan sulit buat Asyik. Walaupun sanksi itu aneh saya tidak kaget, tapi saya menyayangkan karena kreativitas demokrasi dipotong. Ini memang risiko pasangan Asyik berada di seberang Istana, berbeda dengan posisi tiga paslon lain yang mengharapkan dukungan Jokowi," kata Hendri.

PAN Gencar Lobi Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, dan TGB untuk Pilpres 2019

Halaman: 
Penulis : Riana
×
×