logo


Shell Minta Kenaikan Harga BBM, Begini Respon Dirjen Migas

Kata Djoko, usulan tersebut saat ini masih dalam evaluasi.

15 Mei 2018 15:47 WIB

SPBU Shell
SPBU Shell shell.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerima usulan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau harga BBM nonsubsidi dari PT Shell Indonesia.

Menurut Dirjen Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, dari beberapa badan usaha yang menjual BBM nonsubsidi di Indonesia, baru Shell yang melakukan usulan kenaikan harga pasca diterbitkannya Peraturan Menteri ESDM Nomor 21 Tahun 2018, tentang Perubahan Keempat atas Permen ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak pada April lalu.

“Iya (baru Shell). (Pertamina, Vivo) belum ajukan (kenaikan),” kata Djoko saat menghadiri peringatan ulang tahun Badan Pengatur Kegiatan Hilir Migas (BPH Migas) di Jakarta, Selasa (15/5).


Jonan Imbau Anak Buahnya Tidak Sebar Ujaran Kebencian

Lebih lanjut, Djoko tak merinci kapan pastinya Shell mengajukan kenaikan harga. Dia hanya mengatakan bahwa pengajuan kenaikkan harga tersebut belum lama dilakukan, dan menurutnya usulan tersebut saat ini masih dalam evaluasi.

Ramadan, Pertamina Jamin Pasokan BBM di Jakarta Aman

Halaman: 
Penulis : Riana