logo


Perkuat Pertamina, KESDM: 12 Blok Migas Terminasi Diberikan Sejak Tahun Lalu

Tambahan WK terminasi dari Pemerintah akan mampu menggenjot produksi minyak nasional PT Pertamina menjadi sekitar 40% dari sebelumnya hanya 20%.

12 Mei 2018 10:45 WIB

Ilustrasi kilang minyak lepas pantai.
Ilustrasi kilang minyak lepas pantai. skkmigas.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tugas Pertamina sebagai BUMN selain menghasilkan profit dan deviden bagi Negara, tapi yang lebih penting juga pelayanan penyediaan energi secara merata bagi masyarakat.

Untuk itu, Pemerintah selalu mendukung penuh Pertamina menjadi perusahaan migas besar, profesional, dan berdaya saing di level internasional. Hal tersebut dibuktikan dengan pemberian 12 hak kelola Blok migas terminasi kepada Pertamina sejak tahun lalu.

"Menyusul 2 blok terminasi tahun 2019 yang baru saja diberikan kepada Pertamina, total blok migas terminasi yang diberikan ke Pertamina sejak tahun lalu bertambah dari 10 blok menjadi 12 blok. Itu banyak dan bloknya bagus-bagus. Itu bukti support Pemerintah ke Pertamina," ungkap Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian ESDM, di Jakarta, kemarin.


Hore, BBM Satu Harga Hadir di Way Tenong!

Blok migas yang kontraknya berakhir tahun 2019, yaitu Blok Jambi Merang, Blok Raja/Pendopo, Blok Bula, dan Blok Seram Non Bula. Dua diantaranya diberikan kepada Pertamina termasuk Blok Jambi Merang yang merupakan blok paling potensial diantara 3 blok lainnya.

"Dua Blok Migas yang kontraknya berakhir tahun 2019 diberikan lagi ke Pertamina. Blok Jambi Merang dan Blok Raja/Pendopo. Blok Jambi Merang itu yang paling bagus diantara yang lain. Itu diberikan ke Pertamina murni," ungkap Agung.

Dua dari Empat Blok Migas Terminasi 2019 Diberikan ke Pertamina

Halaman: 
Penulis : Riana
×
×