logo


Komisi VII DPR Dukung Program PT Timah

Kurtubi juga mendukung kerjasama PT Timah dengan BATAN karena mineral radioaktif menjadi wilayah tugas BATAN.

2 Mei 2018 19:06 WIB

Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi.
Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi memberikan dukungannya kepada program PT Timah yang akan mengolah produk ikutan dari tambang timah berupa logam tanah jarang (rare-earth mineral) yang selama ini terkesan diabaikan dan dibuang.

Menurutnya, sejak Tambang Timah Bangka/ BTW (Banka Tin Winning Bedrijf) berdiri pada tahun 1856 silam, produk ikutan dari timah tersebut tidak diperhitungkan sebagai produk yang komersial dan bermanfaat karena teknologi nuklir belum berkembang.

“Sejak nuklir dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik setelah Perang Dunia ke II, maka bahan baku PLTN menjadi sangat penting dan bernilai ekonomi tinggi. Jepang, Korea, Perancis, AS dan banyak negara industri maju lainnya termasuk kini menyusul China menjadi contoh empirik dari negara yang telah memanfaatkan PLTN,” ujar Kurtubi di Jakarta, pada hari Rabu (2/5).


81 Pelajar Jabodetabek Tandatangani Komitmen Bersama #AksiHematEnergi

“Terbukti PLTN secara signifikan telah mampu mendorong pertumbuhan GDP/ ekononi negara-negara tersebut sehingga menjadi negara industri maju,” tambahnya.

Komisi VII DPR Tinjau Jargas PGN di Batam

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Uty Saifin Nuha