logo


Ungkap Aliran Uang ke Zumi Zola, KPK Periksa 5 Direktur Perusahaan

KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap 7 saksi dari perusahaan swasta di Jambi untuk mengusut aliran uang ke Zumi.

16 April 2018 19:06 WIB

Zumi Zola kenakan rompi oranye.
Zumi Zola kenakan rompi oranye. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menahan Gubernur Jambi Zumi Zola, Senin (9/4/2018).

Hari ini, Senin (16/4/2018), KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap 7 saksi dari perusahaan swasta di Jambi untuk mengusut aliran uang ke Zumi.

"Dalam pemeriksaan terhadap sejumlah saksi beberapa hari ini, KPK mendalami pengetahuan saksi-saksi tentang dugaan pemberian gratifikasi terhadap ZZ," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (16/4/2018).


Bicara Kasus Century, Abraham: Boediono Terlibat Karena Berada di Rezim yang Tak Tepat

Direktur perusahaan yang diperiksa diantaranya adalah Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati, H Ismal Ibrahim alias Mael, Direktur PT Hendy Mega Pratama, Irawan Nasution Direktur PT Blistik Jaya Djamino, Direktur Utama PT Usaha Batanghari Abdul Kadir, dan Direktur PT Dua Putri Persada Fatmawati.

Selain sejumlah direktur perusahaan, KPK juga memeriksa staf di PT Merangin Karya Sejati, Nano dan seseorang lainnya bernama Hardono alias Aliang.

KPK menyebut Zumi Zola menerima gratifikasi bersama-sama dengan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi nonaktif Arfan. Arfan ditangkap bersama-sama Plt Sekda Provinsi Jambi nonaktif Erwan Malik, Asisten Daerah III Provinsi Jambi nonaktif Saifudin, serta seorang anggota DPRD Supriono, terkait dugaan adanya 'duit ketok' yang digunakan untuk memuluskan pengesahan APBD 2018.

Duit yang diduga berasal dari rekanan Pemprov Jambi ini dimaksudkan agar anggota DPRD Provinsi Jambi menghadiri rapat pengesahan APBD Jambi 2018. Total ada Rp 4,7 miliar yang diamankan KPK dari jumlah yang seharusnya Rp 6 miliar.

Mantan Wapres Boediono Jawab Soal Kebijakannya dalam Kasus Bank Century

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas