logo


Prihatin dengan Kondisi Beberapa Wilayah, Korem 121/Abw Lounching Program 'Petasan' di Kalimantan Barat

"Program ini berangkat dari keprihatinan saya selama melakukan peninjauan ke beberapa wilayah perbatasan belum lama ini."

13 April 2018 20:14 WIB


SINTANG, JITUNEWS.COM - Korem 121/Abw melounching rangkaian kegiatan Program Pengabdian tanpa batas tentara di perbatasan (Petasan). Dimana acara tersebut digelar di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada hari Rabu (11/4) kemarin.

Darem 121/Abw Brigadir Jenderal TNI Bambang Ismawan mengatakan bahwa program Petasan merupakan program kerja wilayah Korem 121/Abw di 6 Kodim di bawahnya mulai dari kodim 1201/Mph hingga Kodim1206/Psb.

"Program ini berangkat dari keprihatinan saya selama melakukan peninjauan ke beberapa wilayah perbatasan belum lama ini. Di mana saya masih banyak menemukan sekolah yang masih kekurangan guru dan sarana prasarana yang terbatas,” ujar Bambang Ismawan dalam pesan tertulis yang diterima Jitunews.com, pada hari Jumat (13/4).


Dunia Usaha Harus Proaktif Dukung Swasembada Pangan

Bambang menjelaskan bahwa program Petasan ini adalah solusi untuk membantu mencari jalan keluar terhadap keterbatasan-keterbatasan yang ditemukan di lapangan tersebut.

"Alhamdulillah kita menemukan sebuah formula yang kita beri nama Petasan dengan menyisir sekolah-sekolah yang ada di Kalimantan Barat. Termasuklah daerah ini yaitu SDN 14 Trans Sebunga yang beralamat Jln. Negara, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan besar kabupaten Sambas, khususnya di perbatasan yang masih terkendala sarana dan prasarana,” tuturnya.

Dalam hal ini, Bambang menambahkan bahwa Korem 121/Abw juga mengambil 20 sekolah sebagai pilot projeck yang akan mendapatkan pembinaan dan perbaikan sarana dan prasarana. Hal tersebut guna mengatasi persoalan kekurangan tenaga pengajar di sekolah tersebut.

Bambang menambahkan bahwa Program Petasan ini juga melakukan perbaikan terhadap bangunan-bangunan sekolah yang rusak.

"Di bidang non fisik dengan menugaskan Babinsa untuk mengajar sesuai dengan materi pengajaran yang ada. Namun ada nilai lain yang ingin kita sampaikan kepada siswa/siswi yaitu membina dan membentuk karakter berahlaq mulia ,disiplin , terampil dan memiliki semangat cinta tanah air,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Bambang, pihaknya juga menyerahkan alat-alat sarana pendukung akademik dan mental kejuangan. Dimana ada alat sarana tersebut ada 17 item diantaranya alat tulis,alat olah raga,alat peraga, serta seperangkat fortebel dan seperangkat sound system berikut flasdisk lagu-lagu wajib.

“Saya berharap semua ini mampu menumbuhkan semangat belajar untuk menjadi generasi penerus harapan bangsa,” pungkasnya.

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 47 Pembangkit Diesel

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Uty Saifin Nuha