logo


Antisipasi Kendala Saat UNBK, Bamsoet Minta Komisi X DPR RI dan Kemendikbud Lakukan Kunjungan Sekolah ke Daerah 3T

“Saya minta melakukan kunjungan langsung terutama ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).”

13 April 2018 18:11 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo meminta Komisi X DPR bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tanggal 23 - 26 April 2018 mendatang.

Menurutnya hal tersebut guna mengantisipasi secara serius potensi kendala pada saat pelaksanaan UNBK jenjang SMP dengan memberikan pendampingan yang intensif terhadap teknisi dan proktor (pengendali server) UNBK.

Dimana hal ini dikarenakan banyaknya kendala teknis yang terjadi pada UNBK jenjang SMK dan SMA, seperti persoalan jaringan, ketidakstabilan aliran listrik, dan keterbatasan komputer di sejumlah daerah.


Wacana Indonesia Datangkan 200 Dosen Asing, Bamsoet: Berdampak Pada Ketahanan Nasional

“Saya minta melakukan kunjungan langsung terutama ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” ujar Bamsoet di Jakarta, pada hari Jumat (13/4).

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten/Kota didampingi Pemerintah Daerah (Pemda) juga perlu melakukan pendataan ulang terhadap sarana prasarana penunjang pelaksanaan UNBK dan memberikan informasi kendala di sekolah-sekolah kepada Kemendikbud.

“Hal ini penting, guna meminimalisasi adanya kendala pada saat pelaksanaan UNBK jenjang SMP,” jelas Bamsoet.

Selain itu, Bamsoet juga meminta Komisi I DPR dan Komisi VII DPR mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Telkom, PT. PLN, dan penyedia jasa internet untuk memastikan jaringan internet tetap stabil selama pelaksanaan UNBK.

“Kementrian-kementrian tersebut juga harus memastikan ketersediaan listrik di sekolah-sekolah selama pelaksanaan UNBK, sehingga pelaksanaan UNBK dapat berjalan lancar,” pungkasnya.

Bamsoet: 8,2 Juta Pelaku Industri Kreatif, Baru 11 Persen yang Terdaftar HAKI

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Uty Saifin Nuha