logo


Pengamat Sebut Ahok Tumbang karena MCA

Pola penyebaran hoax yang sama juga terjadi di daerah lain usai Pilkada DKI Jakarta

15 Maret 2018 05:00 WIB

Ahok tiba di Rutan Cipinang Selasa (9/5).
Ahok tiba di Rutan Cipinang Selasa (9/5). Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COMPengamat Politik, Boni Hargens tak kaget dengan munculnya fenomena Muslim Cyber Army (MCA) akhir-akhir ini. Sebab, fenomena adanya penyebaran berita hoax menguat sejak Pilkada DKI Jakarta.

"Fenomena ini menguat secara dramatis dan sangat signifikan menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017. Basuki Tjahaja Purnama yang ketika itu menjadi petahana dengan elektabilitas paling tinggi, diserang dari berbagai sisi," kata Boni Hargens kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/3).

"Pola yang sama kemudian menjadi strategi jitu yang kemudian digunakan di daerah lain. Ini yang saya bilang butterfly effect, efek kupu-kupu dari Pilkada Jakarta 2017," paparnya.


Gugatan Ahok Berakhir Pada Putusan Cerai?

Usai Ahok ditumbangkan dengan serangan-serangan tersebut, kelompok itu semakin liar.

"Mereka semakin kreatif menciptakan isu-isu palsu seperti PKI, Anti Islam, gelombang imigran Cina, dan sebagainya," jelasnya.

BIN Yakin Tak Sulit Cari Penyokong Dana MCA

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari