logo


Ini Alasan Sandiaga Uno Minta Maaf Kepada Para Jomblo di Jakarta

Sandiaga Uno menjelaskan syarat warga yang boleh ikut program rumah DP Rp 0

14 Maret 2018 19:35 WIB

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COMPemprov DKI Jakarta tengah mematangkan konsep skema pembayaran rumah DP Rp 0. Pada April 2018, rencananya Pemprov DKI akan meresmikan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) untuk menangani rumah DP Rp 0.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menjelaskan syarat warga yang boleh ikut program rumah DP Rp 0. Pertama, warga harus ber-KTP DKI Jakarta dan sudah lama menetap di Jakarta, bukan yang baru pindah ke Jakarta.

"Kedua, telah menikah. Jadi jomblo mohon maaf belum bisa karena ini dikhususkan kepada yang telah menikah. Ini salah satu harapan kita bagi teman-teman yang sudah menikah, jadi bukan telat menikah. Telah menikah,” kata Sandi di Balai Kota, Jakarta, pada hari Rabu, (14/3).


Cerita Hubungannya dengan Anies, Sandi: Semakin Hari Semakin Mesra

“Kalau telat menikah, boleh juga. Tapi yang kita khususkan yang telah menikah tapi belum punya rumah. Jadi harus ada surat keterangan dari lurahnya bahwa pasangan ini belum punya rumah,” tambahnya.

Warga yang dapat mengikuti program ini adalah yang memiliki penghasilan minimal UMP DKI Jakarta dan maksimal Rp 7 juta.

“Jadi kalau misalnya dua-duanya (suami-istri) beraktivitas, penghasilan total rumah tangganya kira-kira Rp 7 juta. Mereka bisa masuk menjadi target market dari program rumah dengan DP 0 rupiah,” jelasnya.

"Selama dia dari sektor informalnya bisa menunjukkan bahwa penghasilan mereka adalah mendekati Rp 7 juta,” lanjutnya.

Sandiaga yakin program rumah ini akan berjalan dengan baik.

“Nah kemarin yang sudah di groundbreaking, rumah DP nol rupiah itu adalah yang dilakukan di Klapa Village. Ini merupakan gerak cepat di mana kami menangkap peluang,” ucap Sandi.

Bela Anies-Sandi, Ratna Sarumpaet: Yang Ribut-ribut Itu Mungkin Sisa Masa Lalu

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata