logo


PDIP Jelaskan Positif Negatif 2 dan 3 Poros dalam Pilpres 2019

Munculnya wacana 3 poros dalam Pilpres 2019 dinilai wajar oleh PDIP

13 Maret 2018 16:41 WIB

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Eriko Sotarduga.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Eriko Sotarduga. tokohbatak.wordpress.com

JAKARTA, JITUNEWS.COMMunculnya wacana 3 poros pada Pilpres 2019 dinilai wajar oleh PDIP. Wasekjen PDIP, Eriko Sotarduga, menganggap masing-masing poros memiliki kelemahan dan kelebihan.

"Begini, masing- masing ada kelebihan dan kelemahan," kata Eriko di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (13/3).

Eriko menilai dua poros pada Pilpres bisa memicu perpecahan seperti yang terjadi pada Pilgub DKI Jakarta.


Duel Jokowi-Prabowo Disebut Ilusi, Fadli: Kan Prediksi

"Tapi ada efek negatif yaitu terpecah dua. Meminjam istilah di DKI Jakarta, move on-nya lama," ujarnya.

Sedangkan sisi positifnya, dua poros pada Pilpres bisa memangkas biaya yang dikeluarkan pemerintah.

"Katakanlah masyarakat dan para investor siapa pun yang ingin menanam modalnya tidak menunggu terlalu lama. Kemudian juga dari segi cost politik tentu lebih meringankan," ujarnya.

Tiga poros juga memiliki kelebihan dan kekurangan, masyarakat akan memiliki banyak pilihan. Sedangkan kelemahannya, biaya yang dikeluarkan lebih besar.

"Kalau tiga kan bisa terbagi dan masyarakat bisa mempunyai pilihan banyak," katanya.

"Kelemahannya, cost politik lebih besar dan waktu yang dibutuhkan lebih lama dan dalam 3 bulan ke depan ini kita bisa melihat seperti apa," pungkasnya.

Dituding Main Tiga Kaki, Demokrat: Politik Kita Dinamis

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata