logo


PLTMG di Bintan Terlambat Beroperasi, PLN: Kami Rugi Rp 15 Miliar

PLN menginginkan agar masalah ini harus segera diatasi agar tidak menganggu investasi di sektor industri khususnya di Lobam, kabupaten Bintan.

12 Maret 2018 12:33 WIB

Ilustrasi, gedung PLN.
Ilustrasi, gedung PLN. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PLN siap memasok listrik untuk memenuhi kebutuhan industri dan pariwisata di Bintan, Kepulauan Riau yang mencapai 160 Mega Volt Ampere (MVA) . Caranya, dengan merelokasi pembangkit dan membangun transmisi beserta gardu induk baru.

Kesiapan pasokan listrik PLN ini mendapat perhatian dari Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Andy N. Someng, saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) Teluk Sasah kapasitas 9 Megawatt (MW), Bintan, Jumat (9/3) lalu.

Andy memastikan, pembangkit di Teluk Sasah sudah selesai COD pada Oktober 2017, namun hingga saat ini belum dioperasikan oleh PLN untuk melistriki kawasan industri yang ada di Lobam, Bintan.


PP Batu Bara untuk Listrik Akan Terbit Pekan Ini, Jonan Pastikan PLN Tak Rugi

"Keterlambatan pengoperasian PLTMG ini disebabkan oleh izin sandar tongkang pengangkut bahan bakar CNG (compressed natural gas) dari Batam belum diberikan dari instansi terkait, sehingga PLN mengalami kerugian sebesar Rp 15 miliar, dan pelanggan industri Lobam untuk sementara tidak bisa dilayani," papar Andy kepada wartawan, Sabtu (10/3).

Andy juga menginginkan agar masalah ini harus segera diatasi agar tidak menganggu investasi di sektor industri khususnya di Lobam, kabupaten Bintan.

“Kami juga ingin memastikan sinergi antar instansi, baik pemasok gas, pemerintah daerah, dinas perhubungan laut, pengelola pelabuhan dan juga PLN. Sehingga komitmen untuk mendukung tumbuhnya industri di pulau Bintan dan mewujudkan Bintan terang benderang semakin nyata,” tutur Andy.

Sementara itu, Direktur PLN Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto, yang turut serta dalam kunjungan kerja Dirjen Listrik mengungkapkan kondisi kelistrikan di Bintan sangat aman bahkan PLN siap memasok listrik sebesar 160 MVA.

"PLN telah tandatangani nota kesepahaman dengan investor PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) dengan daya 120 MVA dan PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) dengan daya 40 MVA pada tanggal 24 November 2017. Kami dukung investasi di kawasan industri dan pariwisata semakin membaik. Sehingga Bintan dapat menjadi tujuan wisata dan investasi saat ini dan dimasa mendatang," tuntas Wiluyo.

PLN Sekarang Terapkan Pelayanan PS4, Apa Itu?

Halaman: 
Penulis : Riana