logo


Grand Final Pemilihan Putri Indonesia 2018 Digelar, Menko PMK Puan Maharani Jadi Juri

Dalam proses penjurian, salah satu finalis Putri Indonesia dari D.I Yogyakarta, Dilla Fadiela mendapat kesempatan menjawab pertanyaan dari Menko Puan.

10 Maret 2018 20:32 WIB

Menko PMK Puan Maharani menjadi juri dalam Grand Final Pemilihan Putri Indonesia 2018 di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat (9/3) malam.
Menko PMK Puan Maharani menjadi juri dalam Grand Final Pemilihan Putri Indonesia 2018 di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat (9/3) malam. Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menjadi juri dalam Grand Final Pemilihan Putri Indonesia 2018 di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat (9/3) malam.

Selain Menko Puan, tampak beberapa juri Grand Final Pemilihan Putri Indonesia 2018 adalah Menteri maupun Kepala Lembaga, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, dan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. 

Ada juga juri yang mewakili berbagai latar belakang. Diantaranya Wakil Ketua YPI bidang Organisasi dan Pendidikan Kusumadewi Sutanto, penggiat otomotif profesional Johnny Dharmawan, Puteri Indonesia 2016 Kezia Warouw, Miss Universe 2007 Riyo Mori, serta Senior Corporate Communication PT Mustika Ratu Tbk dan Head of Communication Yayasan Puteri Indonesia Mega Angkasa.


Menko PMK: Persiapan Asian Para Games 2018 Sesuai Target

Dalam proses penjurian, salah satu finalis Putri Indonesia dari D.I Yogyakarta, Dilla Fadiela mendapat kesempatan menjawab pertanyaan dari Menko Puan. 

"Selamat kepada 6 (enam) putri yang sudah masuk ke enam besar. Deg-degan semua?", tanya Menko PMK Puan Maharani.

Selanjutnya Menko Puan menyampaikan pertanyaan yang disebut merupakan pertanyaan yang berasal dari BNN (Badan Narkotika Nasional). 

"Jadi pertanyaannya dari Bapak Ali Johardi, dari BNN. Ganja adalah salah satu tumbuhan zat adiktif yang dikenal paling umum di negara kita. Sekiranya saja di lingkungan keluarga dekat Anda pemakai ganja, bagaimana Anda bisa mendeteksinya. Silahkan", tanya Menko Puan. 

Mendengar pertanyaan dari Menko Puan, Dilla Fadiela langsung memberikan jawaban. 

"Yang saya dapati jika seseorang itu mengonsumsi ganja adalah biasanya dia terlihat gelisah dan mudah cemas. Kemudian dia akan tidak bisa bekerja secara dengan baik, lalu dia juga mudah lupa, dan biasanya segala hal yang dia kerjakan tidak mudah konsentrasi," ujar Dilla menjawab pertanyaan Menko PMK. 

Pemilihan Putri Indonesia 2018 sendiri diikuti oleh 39 dari seluruh 34 provinsi. Pada tahap awal dilakukan seleksi untuk memilih 11 finalis dari 39 finalis yang ada. Pada tahap seleksi selanjutnya, dari 11 finalis yang sudah lolos, panitia menyaring finalis yang masuk posisi 6 besar.

Mereka antara lain perwakilan D.I Yogyakarta (Dilla Fadiela), Bangka Belitung (Sonia Fergina), Sumatera Selatan (Berliana), Kalimantan Barat (Wilda Octaviana), Banten (Vania Fitryanti), dan Jawa Tengah (Kidung Paramadita). 

Keenam finalis ini selanjutnya akan diuji kemampuan dan pengetahuannya oleh dewan juri melalui berbagai pertanyaan. Mulai dari pertanyaan seputar Asian Games, sektor ekonomi prioritas, perilaku korupsi, regulasi industri pariwisata, hingga persekusi. 

Pada tahap selanjutnya, 6 finalis kembali disaring menjadi 3 finalis. Yang terpilih adalah finalis yang berasal dari Bangka Belitung (Sonia Fergina), Kalimantan Barat (Wilda Octaviana), dan Banten (Vania Fitryanti).

Hingga akhirnya Sonia Fergina (Bangka Belitung) terpilih menjadi Putri Indonesia 2018 dan berhak mendapatkan mahkota. Posisi kedua diraih oleh Vania Fitryanti (Banten). Sementara posisi ketiga diraih oleh Wilda Octaviana (Kalimantan Barat).

Apresiasi juga diberikan kepada finalis yang berhasil menjadi pemenang putri atribut. Diantaranya adalah 

1. Putri Indonesia Busana Tradisional Terbaik : Sulawesi Selatan (Berliana Permatasari)

2. Putri Indonesia Berbakat : Aceh (Nadia Puspa Dewi)

3. Putri Indonesia Intelegensia : DKI Jakarta 4, Bangka Belitung, Sumatera Barat

4. Putri Indonesia Persahabatan : Sulawesi Barat (Humaira Husnul)

5. Putri Indonesia Favorit Kepulauan : Sumatera Utara (Sri Bunga Rizky), Jawa Barat (Tria Devita), Kalimantan Selatan (Putri Intan), Sulawesi Utara (Stevany Carolin), Bali (Mira Cynthia Dewi) dan Maluku (Leinda Wattimena). 

Pemilihan Putri Indonesia sendiri telah diselenggarakan sejak 1992 oleh Yayasan Puteri Indonesia. Tema yang tahun ini diangkat adalah "Indonesia Inspirasiku, Pesona Tanah Pasundan - Bumi Parahyangan". Tema ini terinspirasi dari keindahan, kekayaan alam dan budaya Jawa Barat. Selain itu, tema Indonesia Inspirasiku diangkat untuk menjadi motivasi perempuan mulai dari remaja dan wanita muda agar turut aktif berpartisipasi dalam berbagai bidang yang ada.

Menko PMK Harap Hasil JFSS-4 Berkontribusi Membangun Kedaulatan Pangan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan