logo


Dipolisikan Fahri Hamzah, Ini Reaksi Mengejutkan Sohibul Iman

Fahri mengatakan, Sohibul Iman dinilai telah melanggar Pasal 310 dan 311 juncto Pasal 45 Undang-Undang ITE tentang pencemaran nama baik.

9 Maret 2018 02:30 WIB

Presiden PKS Sohibul Iman.
Presiden PKS Sohibul Iman. Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, resmi mempolisikan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, ke Polda Metro Jaya lantaran dinilai telah melakukan pencemaran nama baik, Kamis (8/3).

Dikatakan Fahri, Sohibul Iman merupakan pemimpin yang tidak mengerti hukum. Pasalnya, dia terus melawan keputusan pengadilan dengan menuduh Fahri sebagai kader pembohong dan pembangkang.

"PKS ini sebenarnya punya reputasi baik, tapi dipimpin orang yang tidak mengerti hukum dan bertindak melanggar hukum secara sembarangan. Itu bisa menggerus reputasi dari partai kita sendiri," cetus Fahri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (8/3).


Fahri Hamzah: Sohibul Melakukan Penistaan Atas Diri Saya

Fahri melanjutkan, Sohibul Iman dinilai telah melanggar Pasal 310 dan 311 juncto Pasal 45 Undang-Undang ITE tentang pencemaran nama baik.

“Saudara Sohibul Iman telah melakukan pencemaran nama baik, melakukan penistaan atas diri saya dengan memfitnah, menuduh dan menyebut saya telah berbohong,” ujar Fahri.

Fahri menjelaskan bahwa Sohibul pernah menyatakan kepada Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al Jufri bahwasanya ia bersedia mundur sebagai Wakil Ketua DPR RI. 

“Fitnah dan tuduhan berbohong tersebut disiarkan melalui stasiun televisi dan surat kabar sehingga diketahui orang banyak,” tuturnya.

Sementara itu, terkait soal laporan Fahri, Sohibul hanya menjawab singkat. Dia enggan mengomentari langkah hukum yang dilayangkan Fahri terhadapnya.

"Tidak ada yang perlu dikomentari," cetus dia singkat, dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (8/3)

Pernyataan Sohibul Disebut Bentuk Pembunuhan Karakter dan Karir Fahri Hamzah

Halaman: 
Penulis : Riana