logo


Inilah Buah Manis Kesabaran Juventus

Si Nyonya Tua memang kerepotan menghadapi agresivitas dan kedisiplinan Spurs.

8 Maret 2018 12:00 WIB

Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mimpi buruk Juventus saat jumpa Tottenham Hotspur di Wembley Stadium dalam leg 2 babak 16 besar Liga Champions pada hari Rabu (7/3) atau Kamis dini hari WIB hampir terjadi. Dalam duel tersebut, pelatih Juve, Massimiliano Allegri, mengakui Spurs tampil begitu spartan.

Si Nyonya Tua memang kerepotan menghadapi agresivitas dan kedisiplinan Spurs. Mereka pun dibuat frustrasi saat Son Heung-min membawa Spurs unggul di menit 39.

Gol ini membuat Juve semakin kesulitan. Allegri pun berpikir keras untuk mengubah alur permainan saat jeda pertandingan.


Dilepaskan Juventus, Alex Sandro Bakal Jadi Bek Kiri Termahal di Dunia

Alhasil, Allegri memutuskan untuk melakukan dua pergantian penting. Blaise Matuidi keluar dan Kwadwo Asamoah masuk. Kemudian, Medhi Benatia ditarik dan digantikan Stephan Lichsteiner.

Pergantian ini ternyata sangat efektif. Lini serang Juve semakin hidup, khususnya lewat sektor sayap.

Akhirnya, pada menit 64, Juve berhasil menyamakan skor lewat Gonzalo Higuain. Cuma berselang dua menit 49 detik, Juve mencetak gol kemenangan lewat Paulo Dybala.

"Kebijakan pergantian pemain membuat perbedaan dan memberikan kami suntikan yang berharga. Waktu yang tepat untuk melakukannya karena fisik pemain Spurs sudah terkuras," kata Allegri, seperti dilansir Sky Sport.

Allegri tidak mau terlalu mengagungkan kejeliannya dalam melakukan pergantian. Bagi Allegri, kesabaran pemain dalam membongkar pertahanan Spurs menjadi kunci utama kemenangan Juve.

"Kalian bisa mengalami mimpi buruk dalam pertandingan seketat ini. Kami sudah tersiksa saat menghadapi mereka, itu normal dalam sepak bola. Kami fokus pada penguasaan bola dan dapat hasil positif. Itu yang penting," ujar Allegri.

Marotta: Balotelli? Tidak Masuk Target Buruan Juventus

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha