logo


Premium Langka di Beberapa Wilayah, Ini Intruksi BPH Migas untuk Pertamina

BPH Migas menerima banyak keluhan ihwal kelangkaan premium di beberapa wilayah, seperti di Provinsi Riau.

6 Maret 2018 15:43 WIB

Selang pengisian BBM.
Selang pengisian BBM. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa, menegaskan, Pertamina harus selalu menyediakan premium di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) meskipun permintaan BBM tersebut menurun.

“Kami instruksikan kepada Pertamina untuk tetap jual premium. Ini amanat Peraturan Presiden (Perpres). Meskipun Pertalite saat ini lebih diminati masyarakat, penyediaan premium harus tetap dilakukan terutama di wilayah luar atau non Jawa, Madura, Bali (Jamali),” kata Fanshurullah di Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta pada hari Senin (5/3).

Fanshurullah lantas menuturkan, pihaknya menerima banyak keluhan ihwal kelangkaan premium di beberapa wilayah, seperti di Provinsi Riau.


Pesan OSO ke BPH Migas Jika Tak Ingin Direcoki Kelompok Tertentu

“Di luar Jamali, Riau dan Lampung mereka sudah pada demonstrasi di sana. Mahasiswa demonstrasi karena tidak ada premium, malah jual Pertalite,” papar dia.

Fanshurullah mengatakan, BPH Migas tidak akan melarang Pertamina menjual BBM selain Premium di wilayah non Jamali, tetapi ketersediaan bahan bakar penugasan harus terus dijalankan sesuai kuota. Apalagi masih ada masyarakat yang membutuhkan BBM beroktan (research octane number/RON 88).

“Kami persilakan jual Pertalite biar masyarakat mau pindah ke Pertalite, tetapi kalau masyarakat masih butuh Premium, ya harus ada,” tuntas Fanshurullah.

BPH Migas Inisiasi Pembangunan Sub-Penyalur BBM di Setiap Desa

Halaman: 
Penulis : Riana