logo


Jawaban Jonan Terkait Penyelesaian Divestasi Freeport

Saat disinggung mengapa tidak ditunggu sampai tahun 2021, Ignasius memberikan tiga jawaban.

6 Maret 2018 10:06 WIB

Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Menteri ESDM Ignasius Jonan. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengatakan, penyelesaian disvestasi dengan PT Freeport Indonesia akan selesai dalam waktu dekat. 

"Untuk penyelesaian disvestasi PT Freeport sesuai dengan arahan Bapak Presiden kalau bisa itu sebelum akhir April sudah selesai," ujarnya saat dijumpai di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/3). 

Saat disinggung mengapa tidak ditunggu sampai tahun 2021, Ignasius memberikan tiga jawaban. 


Freeport Ajukan Perpanjangan Izin Ekspor Konsentrat, KESDM Belum Selesai Evaluasi

"Pertama, jika ditunggu sampai tahun 202,1 kita harus membayar sekurangnya itu nilai buku dari semua investasi Freeport yang dilakukan di situ. Bukan nilai tambah. Kedua, Freeport akan tetap melakukan upaya arbitrase atau sebagainya. Ini kalau pengambilalihan atau sebagainya ini bukan saya bilang tidak mudah, tapi makan waktu dan harus bayar karena di kontrak karyanya begitu," tuturnya. 

"Dan yang ketiga, kita akan beli dengan harga sewajar mungkin sampai saham kepemilikan pemerintah sesuai arahan pak presiden 51 persen," sambungnya.

Lebih jauh, Jonan menambahkan pemerintah berkomitmen membeli saham divestasi dengan harga sewajarnya. 

"Itu dari participating interest Rio Tinto, sisanya dari kepemilikan saham PT Freeport McMoran di Indocopper," tuntasnya.

Freeport Masih Tunggu Izin Ekspor di Kemendag

Halaman: 
Penulis : Irvan Alfaris, Riana