logo


Lukman Hakim: Anggaran Pertemuan Jangan Lebih Besar dari Beasiswa

Menag minta integritas yang menjadi bagian dari lima nilai budaya kerja Kemenag sudah tertanam dan mengejawantah.

15 Februari 2018 21:15 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim.
Menteri Agama Lukman Hakim. dok. kemenag

KOLAKA, JITUNEWS.COM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta jajarannya untuk melakukan optimalisasi program dan kegiatan tahun 2018. Optimalisasi itu didasarkan pada besarnya nilai manfaat yang dirasakan langsung masyarakat.

Pesan ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan dan membuka Raker Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara di Kolaka. Rakerwil ini diikuti para Kepala Kankemenag Kab/Kota dan jajaran Kanwil Sultra.

Rakerwil ini mengangkat tema "Melayani dan Berintegritas, Tingkatkan Kinerja". Tampak hadir juga, Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, Karo Humas, Data, dan Informasi Mastuki, serta Sesmen Khoirul Huda.

Menurut Menag, ASN Kemenag harus memiliki keberanian untuk menerjemahkan integritas melalui optimalisasi anggaran. ASN harus sadar bahwa anggaran negara bersumber dari pajak masyarakat.

"Ejawantah nilai integritas adalah program betul-betul digunakan untuk sebesar-besar manfaat publik," tegas Menag di Kolaka, Kamis (15/02).

Menag mengilustrasikan optimalisasi  itu pada program beasiswa. Jika alokasi anggaran beasiswa 500juta, dan itu terdiri dari kegiatan rapat pertemuan, sosialisasi, honor tim yang totalnya mencapai 300juta, artinya anggaran beasiswanya hanya 200juta. Sebanyak 60% anggaran digunakan untuk hal yang tidak langsung dirasakan umat.

"Pola seperti ini harus diubah. Jadi harus dilihat rasio anggaran yang dialokasikan. Jangan sampai gap nya terlalu tinggi," tegas Menag.

"Anggaran pertemuan jangan sampai lebih besar dari anggaran beasiswanya. Ini program untuk siapa? Tanyakan pada nurani," tandasnya lagi.

Memasuki tahun keempat kepemimpinannya di Kemenag di era Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla, Menag minta integritas yang menjadi bagian dari lima nilai budaya kerja Kemenag sudah tertanam dan mengejawantah.

"Forum Rakerwil ini harus menjadi ajang evaluasi sehingga setiap program mencerminkan komitmen melayani dan berintegritas," tandanya.

Tokoh Agama Diserang, Menag: Tingkatkan Kewaspadaan Saat Beribadah

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas
×
×