logo


PKS Usung Kader di Pilpres, Fahri: Ada Gerakan Pengen Jadi Wakil Jokowi

Fahri mendukung Anis Matta untuk menjadi capres

15 Februari 2018 20:14 WIB

Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMPKS berencana mengusung kadernya sebagai calon presiden di Pilpres 2019 mendatang. Ada sembilan nama kader untuk dicalonkan, yaitu Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno Sohibul Iman, Tifatul Sembiring, Mardani Ali Sera, Salim Segaf Al Jufri, dan Al Muzammil Yusuf MS.

Survei Indo Barometer: Jika Jokowi dan Prabowo Bersatu, Pilpres 2019 Selesai

Fahi Hamzah menanggapi rencana PKS tersebut, ia menilai ada gerakan di internal PKS yang ingin mendapatkan posisi cawapres Joko Widodo.

“Saya denger nih sekarang ada gerakan pengen jadi wakil Pak Jokowi. Lah ini gimana, elite-elite PKS lagi pada muji-muji Pak Jokowi. Kok jadi begini? Padahal kita lagi mencalonkan orang jadi capres,” ucap Fahri di Gedung DPR, Jakarta, pada hari Kamis (15/2).


"Anies Bisa Jadi Kuda Hitam untuk Penantang Jokowi"

Menurutnya, PKS harus konsisten mendukung sembilan kader partainya menjadi capres. Dari kesembilan kader tersebut, Fahri mendukung Anis Matta untuk menjadi capres.

“Maka itu dalam kontestasi 9 capres PKS itu saya mendukung Pak Anis Matta sebagai capres, bukan wakil. Capres dulu, jadi PKS jangan pada kesemsem-kesemsem pada pengen jadi wakil,” ujarnya.

Meski sempat dipecat oleh PKS, tapi berdasarkan putusan pengadilan Fahri tetap menjadi kader. Maka dari itu, ia berhak untuk memperjuangkan sembilan kader PKS menjadi capres di Pilpres 2019 nanti.

“Harusnya jadi capres dululah biar gagah. Saya ingin tahu isi pikiran-pikiran orang-orang ini. Keluarkan pikiran kalian. Kalian mau bawa ke mana republik ini,” tutupnya.

Aleg PKS Dituntut Kerja Keras Lipat Gandakan Kursi Dewan

Penulis : Aurora Denata