logo


Angka 212 Digunakan Banyak Kelompok, Ketua GNPF: Hak Mereka Asal untuk Persatuan Umat

Penggunaan istilah 212 dapat dimaklumi apabila untuk membawa semangat persatuan umat

14 Februari 2018 00:45 WIB

Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir.
Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COMKetua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Bachtiar Nasir tidak mempermasalahkan banyaknya organisasi yang memakai embel-embel 212, karena itu hak setiap orang.

Disebut Ormas Radikal di Survei, FPI: Umat Bisa Bedakan Mana Survei Murni dan Pesanan

"Saya kira masing masing punya cara pandang sendiri dan mereka punya hak masing masing untuk menggunakan nama itu," kata Bachtiar Nasir di AQL Islamic Centre, Tebet, Jakarta Selatan, pada hari Selasa (13/2).

Ia mengatakan, penggunaan istilah 212 dapat dimaklumi apabila untuk membawa semangat persatuan umat.


Pidato Kapolri Dinilai Lecehkan Ormas Islam, Ulama: Memicu Konflik

"Saya pikir selama itu sifatnya adalah untuk tetap menjaga semangat kebersamaan menjadi semangat kebersatuan, saya kira itu menjadi hak masing masing," imbuh Bachtiar.

Angka 212 terkenal setelah adanya aksi di Monas pada tahun 2016 lalu. Saat ini, angka tersebut digunakan berbagai kelompok, seperti Presidium 212, Persaudaraan 212 serta Garda 212.

Pidatonya Dituduh Lecehkan Ormas Islam, Tito Karnavian Bilang Begini

Penulis : Aurora Denata