logo


Tanggapi Kasus Kematian TKI, Ketua DPR Imbau Pemerintah Gendeng LSM

Bambang Soesatyo mengaku prihatin dengan peristiwa yang menimpa Adelina.

13 Februari 2018 20:21 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM -Persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) rupanya masih tak kunjung selesai. Kekerasan demi kekerasan, bahkan ancaman kematian masih menghantui para TKI yang ada di luar negeri. Kali ini, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia, Adelina (21) yang menjadi korban. Ia dikabarkan meninggal setelah mengalami penyiksaan dari majikannya di Malaysia.

DPR dan KPK Resmikan Klinik e-LHKPN

TKW asal asal Medan, Sumatera Utara, itu tutup usia, Minggu (11/2), setelah sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Bukit Mertajam, Penang, Malaysia.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku prihatin dengan peristiwa yang menimpa Adelina.


UU MD3 Jadi Polemik, Ketua DPR: Yang Tidak Puas Silakan Gugat ke MK

"Menyampaikan belasungkawa mendalam dan keprihatinan atas banyaknya TKI yang meninggal akibat penyiksaan saat bekerja," ujar Bambang di DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Berkaca pada kasus itu, Bambang pun meminta Komisi IX DPR RI mendesak Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengingatkan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Pemerintah Daerah, dan Perusahaan Jasa (PJ) TKI dalam mengirimkan TKI yang telah memenuhi kriteria dan standar yang sesuai dengan Negara tujuan.

Bambang juga meminta Komisi IX DPR mendesak Pemerintah agar dapat bekerja sama dan menerima masukan yang diberikan oleh sejumlah LSM peduli TKI demi meningkatkan perlindungan terhadap TKI. Salah satunya adalah Migrant Care Indonesia. Bambang juga mengimbau Kepolisian (Interpol), Migrant Care Indonesia, dan PJ TKI untuk memberikan perlindungan dan pendampingan hukum bagi TKI yang bermasalah dengan hukum setempat.

WN Tiongkok Ditangkap, Ketua DPR Dorong Kemenkumham Tingkatkan Pengawasan

Penulis : Marselinus Gunas