logo


Sandiaga Sebut Pemprov DKI Bakal Bangun Rusun Hibrid

Rusun tersebut untuk menggantikan Kumis dan Kupat.

13 Februari 2018 17:48 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rusun hybrid nantinya bakal dibangun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Rusun tersebut terdiri atas enam lantai, nantinya untuk menggantikan rumah-rumah kumuh miskin (Kumis) dan kumuh padat (Kupat).

"Rusun yang hibrid tingginya 5 sampai 6 lantai saja untuk menggantikan rumah warga yang kumuh miskin, kumuh padat, yang rentan terhadap permasalahan sosial dan juga kebakaran," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, usai membuka acara Stakeholder Meeting Huan Cities Coalition DKI Jakarta, di Hotel Borobodur, Jakarta, pada hari Selasa, (13/2).

Penataan kampung kumuh kali ini, Pemprov tidak melakukan pemindahan secara terstruktur terhadap masyarakat, melainkan dibangun rusun Hybrid di kawasan tersebut.


Warga Bidara Cina Enggan Direlokasi, Sandi Bilang Begini

Nantinya di lokasi itu juga dibangun air bersih dan sanitasi. Dalam hal ini Sandi akan menunjuk PAM Jaya, Palyja, dan PAL untuk mencukupi kebutuhan air bersih. Sandi juga mengatakan, lokasi pertama yang akan dibangun rusun hibrid yakni di RW 17, Penjaringan. Tak hanya itu, di kawasan tersebut akan dibangun fasilitas pendidikan dan peluang usaha.

"Yang menonjol adalah ini tidak ada pemindahan secara terstruktur terhadap masyarakat. Mereka tetap tinggal di sana, mereka dibangunkan fasilitas di sana yang mudah-mudahan bisa diberikan kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup mereka lebih sejahtera," ujar Sandi.

"Sekolahnya juga kami akan pastikan ada, peluang usahanya juga ada. Tadi kami dengar sendiri dari warga RW 17 cari lapangan kerja di sana susah dan harga bahan pokok meningkat luar biasa terutama bahan pangan. Jadi kami ingin ada juga peluang ekonomi di sana," tambahnya.

Dengan program ini, diharapkan secara perlahan dapat menata kawasan yang kumuh padat dan kumuh miskin. "Ini menurut saya sangat bersejarah ya," ujar Sandiaga.

Tempat Prostitusi Terselubung Masih Banyak, Ini Alasan Sandi Belum Berencana Menindak

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha