logo


Jadi Korban Penyerangan, Romo Prier: Salah Saya Tidak Lari

Sultan HB X meminta maaf kepada Romo Prier karena terlambat mengamankan meskipun ada aparat yang berjaga di dalam

12 Februari 2018 03:30 WIB

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menjenguk Romo Pier yang menjadi korban penyerangan Gereja Santa Lidwina di RS Panti Rapih, MInggu (11/2).
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menjenguk Romo Pier yang menjadi korban penyerangan Gereja Santa Lidwina di RS Panti Rapih, MInggu (11/2). Twitter @humas_jogja

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COMRomo Karl Edmund Prier yang menjadi korban dalam penyerangan Gereja St Lidwina Sleman, sudah membaik. Saat dijenguk oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di RS Panti Rapih, Romo Prier menceritakan kejadian yang dialaminya pada Minggu (11/2) pagi.

Penyerangan Gereja di Sleman, Sultan HB X Imbau Masyarakat Tak Perlu Takut

"Ini pengalaman yang luar biasa bagi saya," ungkap Romo Prier dalam video yang diunggah oleh akun Twitter Humas Pemda DIY, pada hari Minggu (11/2).

Romo Prier mengaku melihat pria yang mengancamnya namun ia tidak lari untuk menghindar. Akibatnya dia terkena pukulan dari pria bernama Suliyono dan mengalami luka di kepala.


Sebut Ada Aktor Dibalik Penyerangan Gereja, Ansor: Jangan-jangan Pelaku Ngaku Gila Juga

"Saya melihat orang itu mengancam tapi saya tidak lari. Kena pukulan. Itulah salah saya," ucap Romo Prier.

Sultan HB X meminta maaf kepada Romo Prier karena terlambat mengamankan meskipun ada aparat yang berjaga di dalam.

"Semoga sekali ini saja, tidak terulang," kata Sultan HB X ke Romo Prier.

"Saya mohon maaf terlambat mengamankan walaupun sudah ada aparat di dalam," ucap Sultan HB X.

Romo Prier berharap situasi akan tetap aman dan tidak lagi terjadi penyerangan lagi.

Tokoh Agama Diserang, Menag: Tingkatkan Kewaspadaan Saat Beribadah

Penulis : Aurora Denata