logo


Pembangunan Jargas: PGN Kebagian 5 Wilayah, Pertamina 2 Wilayah

Pertamina dan PGN wajib turut serta menjamin kebenaran dan bertanggungjawab atas desain pembangunan jargas rumah tangga beserta infrastruktur pendukungnya

6 Februari 2018 12:30 WIB

Proyek pembangunan jaringan gas bumi.
Proyek pembangunan jaringan gas bumi. dok. PGN

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah kembali menugaskan PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk untuk membangun jaringan distribusi gas bumi (jargas) untuk rumah tangga.

Jangkau Pelanggan Jargas Pekanbaru, Pertamina dan EMP Tanda Tangani Jual Beli Gas

Pada tahun ini, pemerintah menugaskan pembangunan jargas di tujuh wilayah sesuai dengan Kepmen ESDM Nomor 267 K/10/MEM/2018 dan Kepmen ESDM Nomor 268 K/10/MEM/2018, tanggal 25 Januari 2018.

"PT Pertamina ditugaskan membangun jargas rumah tangga beserta infrastruktur pendukungnya di Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Penajam Paser Utara. Sedangkan, PT PGN mendapat tugas di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serang, Kota Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo," seperti dilansir dari website resmi Ditjen Migas, belum lama ini.


Bangun 59.809 Jargas Rumah Tangga, Pemerintah Mobilisasi Peralatan dan Pekerja

Untuk Pertamina, selain membangun jargas, BUMN tersebut juga ditugaskan untuk mengembangkan jargas beserta infrastruktur pendukungnya di Kota Lhokseumawe, Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Sidoarjo, Kota Balikpapan dan Kota Bontang.

Sedangkan PGN, mendapat tugas mengembangan jargas di Kabupaten Bogor, Kota Cirebon dan Kota Tarakan.

Penugasan pembangunan dan pengembangan infrastruktur jargas oleh Pertamina dan PGN ini dilaksanakan dengan pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementerian ESDM Tahun Anggaran 2018.

Pemerintah juga menugaskan Pertamina menyalurkan gas, pengoperasian dan pemeliharaan jargas rumah tangga di Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Lhokseumawe, Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Sidoarjo, Kota Balikpapan dan Kota Bontang. Penugasan ini dengan pembiayaan Pertamina.

Sementara, PGN ditugaskan menyalurkan gas, pengoperasian dan pemeliharaan jargas rumah tangga di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serang, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Bogor, Kota Cirebon dan Kota Tarakan. Penugasan ini dengan pembiayaan PGN.

Dalam Kepmen tersebut juga ditetapkan bahwa Menteri ESDM, Ignasius Jonan, menetapkan alokasi gas bumi untuk jargas rumah tangga, dengan mempertimbangkan realisasi volume pengoperasian jargas.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyiapkan alokasi gas bumi, termasuk penyesuaian alokasi gas bumi berdasarkan realisasi volume gas bumi.

Dalam melaksanakan penugasan pembangunan dan pengembangan jargas rumah tangga, Pertamina dan PGN wajib turut serta menjamin kebenaran dan bertanggungjawab atas desain pembangunan jargas rumah tangga beserta infrastruktur pendukungnya secara ekonomis sesuai dengan kaidah keteknikan yang baik dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

 

Januari 2018 Jargas Mengalir di Mojokerto, Warga Mengaku Senang

Penulis : Riana