logo


Soal HGB Reklamasi, LSM: Berdampak Politis dan Kegaduhan dengan Sasaran Presiden

Ada tiga hal catatannya terkait sertifikat HGB pulau reklamasi

14 Januari 2018 20:50 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Beritajakarta.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengklaim pernah bertemu dengan menteri agraria, Sofyan Jalil sebelum mengajukan pencabutan sertifikat HGB pulau reklamasi di teluk Jakarta.

Anies: Saya Difitnah, Kritik, Serangan, Saya Jawab seperti Aa Gym

Anies juga mengatakan bahwa pembatalan sertifikat HGB juga atas saran dari Sofyan Jalil. Terkait hal tersebut, menurut Ketua Umum LSM FAKTA Anhar Nasution, ada tiga hal yang menjadi catatanya.

Pertama adalah Menteri Sofyan tak paham soal penerbitan HGB dan HPL. Kedua, ia menyebut jika Sofyan tak mengetahui etika pemerintahan.


Anies: Keindahan Kota Tak Mampu Sembunyikan Kemisikinan Warga

"Kedua, Pak Menteri kurang paham etika pemerintahan atau "kalap" dengan menjawab surat resmi dari sebuah instansi pemerintah dengan cara konferensi pers," kata Anhar dalam siaran persnya, Minggu (14/1).

Ketiga ia menduga jika Sofyan Djalil paham etika tersebut namun sengaja melakukan siaran pers. itu akan berdampak politis dengan sasaran Presiden Jokowi.

"Ini akan berdampak politis dan kegaduhan yang sasaran nya adalah presiden yang dikesankan tidak mampu mengatur manajemen pemerintahan. Jika alasan ini benar adanya, maka ini perlu di tindak lanjuti," ungkapnya.

Lanjutkan Kontrak Politik, Anies Baswedan Luncurkan CAP

Penulis : Ratna Wilandari