logo


Bupati Talaud Merasa Dikriminalisasi oleh Mendagri

Saat ini ia dinon-aktifkan oleh Mendagri

13 Januari 2018 21:17 WIB

Bupati Talaud Sri Wahyuni Manalip
Bupati Talaud Sri Wahyuni Manalip Instagram @sri_manalip

JAKARTA, JITUNEWS.COMBupati cantik Sri Wahyuni Maria Manalip diketahui dinon-aktifkan dari jabatannya oleh Mendagri karena pergi ke AS tanpa izin. Mengetahui hal tersebut, Bupati Talaud itu merasa bingung dengan sanksi yang ia terima.

KPAI Minta Pemimpin Daerah Buat Perda Perlindungan Anak dan Program Ramah Anak

"Saya juga merasa agak bingung ketika sanksi itu untuk saya. Saya merasa bahwa ke AS juga bukan dalam rangka jalan-jalan. Tapi bagaimana saya mengikuti program yang disiapkan oleh daerah kepulauan, terutama mengenai ekonomi kemaritiman," kata Sri sebagaimana dikutip dari tayangan wawancara Metro TV, Sabtu (13/1).

Namun demikian, hingga saat ini ia belum menerima surat keputusan dari mendagri soal menon-aktifkan jabatannya itu. Sri juga merasa dikriminalisasi atas pemberian sanksi tersebut.


Pembukaan Musrenbang, Pesan Mendagri: Jangan Korupsi dan Jual Beli Jabatan

"Kalau saya lihat, posisi saya sekarang ini, saya merasa saya ini dikriminalisasi. Sampai sekarang kalau saya dinonaktif karena Plt itu, saya belum terpikirkan (terganggunya pelayanan publik). Karena saya sampai sekarang belum terima SK itu. Dan yang justru saya pikirkan karena akan cuti karena tahapan Pilkada 2018," bebernya.

Lima Daerah Ini Rawan Isu SARA saat Pilkada

Penulis : Ratna Wilandari