logo


Akun FPI Diblokir Facebook, Habib Novel: Ada Politik Balas Dendam

Novel menjelaskan bahwa aksi damai 121 ini diadakan untuk meminta keadilan kenapa akun-akun dakwan dan kemanusiaan ormas-ormas Islam ditutup

12 Januari 2018 17:49 WIB

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habib Novel Bamukmim
Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habib Novel Bamukmim Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habib Novel Bamukmim menyesalkan banyaknya akun-akun dakwah dan kemanusiaan alumni 212 ditutup oleh Facebook (FB) tanpa keterangan yang jelas. 

“Akun kita, akun dakwah, akun kemanusiaan alumni 212 termasuk FPI itu sudah lama di blokir termasuk akun Facebook saya. Akun saya dihabisin, gitu juga akun Habib Rizieq Syihab, bendera Laillahaillallah aja dihabisin, logo 212 dihabisin, jadi bener-bener kita dihabisin,” ujar Novel dilokasi aksi damai 121 di depan Kantor Perwakilan Facebook Indonesia, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (12/1). 

Novel menjelaskan bahwa aksi damai 121 ini diadakan untuk meminta keadilan kenapa akun-akun dakwan dan kemanusiaan ormas-ormas Islam ditutup sedangkan akun LGBT, akun penista agama seperti miliknya Ade Armando yan menghina umat islam tetap dibiarkan sampai saat ini. 


FPI: Siap Ganyang Facebook

“Akun yang menghina agama Islam itu banyak dan yang saya laporkan ke polisi juga banyak, dari apa saya melaporkan, ya dari FB mereka. Akun mereka sampai saat ini masih ada, akun mereka ini tidak ditutup justru akun-akun penista agama, LGBT, komunisme dan akun-akun hoax dispersi dari penguasa ini dipelihara,” tuturnya. 

Oleh karena itu, tokoh Front Pembela Islam (FPI) ini menduga ada politik balas dendam dibalik ditutupnya akun ormas-ormas islam itu dan juga memiliki tujuan untuk mengamankan tahun politik 2018 dan 2019. 

“Kami menduga ada politik bales dendam karena mereka dikalahkan di pilkada DKI Jakarta dan Banten. Mereka panik membabi buta sehingga memblokir akun-akun kami mereka blokirin karena untuk kepentingan 2018 dan 2019 . Mereka habisin kita ini ada politik balas dendam,” pungkasnya. 

Akun Diboklir Facebook, FPI: Apa Kesalahannya?

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata
×
×