logo


Pengamat: Ekspor Ikan Inodesia Terendah Sejak 2012

Berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, volume ekspor memang terus turun.

12 Januari 2018 16:47 WIB

KKP melakukan penebaran perdana benih ikan laut di Teluk Ekas, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (7/8).
KKP melakukan penebaran perdana benih ikan laut di Teluk Ekas, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (7/8). Dok. DJPB-KKP

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pujiastuti selama ini dinilai terlalu berfokus kepada kebijakan yang populis, seperti penenggelaman kapal pencuri ikan. Menteri Susi pun diminta lebih fokus kepada kebijakan-kebijakan yang substansif, sehingga bisa mendorong angka ekspor produk kelautan dan perikanan yang terus menurun dalam lima tahun terakhir. 

"Jadi, Bu Susi itu selama ini lebih banyak mengambil kebijakan yang memiliki aspek populis, sementara pengusaha ini juga butuh diayomi," kata Direktur The National Maritime Institute (NAMARIN) Siswanto Rusdi,pada hari Jumat (12/1).

Menurut Siswanto, sudah seharusnya Menteri Susi memerhatikan kalangan pengusaha dan investor. Dengan latar belakang pengusaha, seharusnya Susi memahami apa yang dibutuhkan pengusaha selama ini. Hal itu juga harus berimbang dengan kebijakan populis yang sudah dilaksanakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).


Ini Langkah-Langkah Pemerintah Indonesia Perkuat Ekspor Produk Perikanan ke AS

Dengan seimbangnya keberpihakan Susi antara nelayan dan pengusaha, menurut Siswanto, nantinya bisa meningkatkan industri perikanan Indonesia lebih cepat. Saat ini saja, ekspor perikanan terus turun, bahkan mencapai titik terendah dalam lima tahun terakhir.

Berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, volume ekspor memang terus turun. Pada 2012 volume ekspor produk perikanan dan kelautan berada di angka 1.240.008 ton, terus menurun di tahun-tahun berikutnya. Sementara pada 2016 nilai ekspor ekspor produk perikanan dan kelautan di angka 1.075.195 ton.

Sedangkan pada 2017 untuk periode Januari hingga November, angka ekspor produk perikanan Indonesia di angka 979.910 ton.

 

Menjaga Kedaulatan Laut Melalui “Prosperity Approach”

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha