logo


Jalan Semubuk-Sintang Rusak Parah, Pemprov Diminta Perbaiki

Sepanjang ruas jalan itu pemerintah kabupaten Sintang selama kemimpinan Jarot-Askiman telah mengalokasikan dana sebesar puluhan miliar untuk pemeliharaan jalan

12 Januari 2018 16:11 WIB

Kerusakan 6 titik di sepanjang ruas jalan Sebait, Semubuk, Bedadang Ketungau Hilir cukup parah
Kerusakan 6 titik di sepanjang ruas jalan Sebait, Semubuk, Bedadang Ketungau Hilir cukup parah Jitunews/Ngadri

SINTANG, JITUNEWS.COM - Kerusakan 6 titik di sepanjang ruas jalan Sebait, Semubuk, Bedadang Ketungau Hilir cukup parah namun hingga saat ini belum juga tersentuh oleh Pemprov Kalbar.

Dua Ruas jalan sepanjang 101 Km yang terdiri dari Ruas jalan dari titik 0 Sintang Tugu Beji hingga Semubuk Ketungau Hilir sepanjang 58 Km dan Semubuk hingga Balai Sepuak sepanjang 43 Km di Kabupaten Sintang saat ini telah berubah status jalan Provinsi. Hal ini tertuang di dalam SK Gubernur nomor 505 tahun 2016 lalu.

“Saat ini Ruas jalan sepanjang 101 km mulai dari Sintang-Semubuk Ketungau Hilir sepanjang 58 Km, kemudian Semubuk–Balai Sepuak sepanjang 43 Km telah berubah statusnya menjadi jalan Provinsi ini berdasarkan SK Gubernur,” ungkap Bupati Sintang, Jarot Winarno saat meninjau Jalan non status tersebut didampingi Wakil Ketua DPRD beserta anggota Dapil Ketungau, pada Jumat (12/1).


Peringati hari Listrik Nasional, PLN Singkawang Gelar Khitanan Massal

Sepanjang ruas jalan itu pemerintah kabupaten Sintang selama kemimpinan Jarot-Askiman telah mengalokasikan dana sebesar puluhan miliar untuk pemeliharaan jalan tersebut saat non status. Hanya saja dirinya berterimakasih kepada pihak perusahaan perkebunan setempat yang masih ada Mou sehingga.

Meski demikian, dirinya meminta kepada pihak perusahaan yang mengoperasikan armadanya untuk mengangkut TBS supaya ketika musim penghujan tiba hendaknya tidak beroperasi sebab akan menambah parahnya kerusakan jalan tersebut.

"Saya minta pada perusahaan setempat disaat musim hujan untuk tidak melewati jalan tersebut dengan tonase yang syarat muatan karena jalan kita ini rawan dan rentan rusak," ungkapnya.

Tetapi lanjut Jarot jika kendaraan biasa yang melewati tidak syarat muatan jalan tersebut tidak makin parah.

"Tahu tidak muatan kendaraan pengangkut TBS itu berapa? Belasan ton itu,sementara tonase jalan kita ini hanya 8-10 ton saja. Kalaupun harus beroperasi pasalnya baiknya saat melewati sport-sport jalan rusak tersebut diangkut menggunakan lori," pungkasnya.

Kepala Bidang Jalan Desa Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Suriyadi menyatakan memang jalan Sintang-Semubuk tersebut sudah diambil alih Provinsi,pun demikian dikatakan dia sebelum pihak provinsi menangani kerusakan di ruas jalan tersebut pihak Kabupaten Sintang tetap membantu secara fungsional jalan tersebut, tetapi secara teknis banyak dibantu oleh pihak perusahaan yang berinvestasi di daerah tersebut.

Pihak Pemkab Sintang melalui Dinas PU siap meminjamkan alat mengingat kata dia ruas jalan tersebut merupakan wilayah kerja UPJJ tiga.

Untuk tahun ini dikatakan Suriyadi pihak Pemprov belum menganggarkan dan baru proses perencanaan dan pengukuran.

"Kami akan mendorong Pemprov untuk segera menganggarkan untuk perbaikan sepanjang ruas jalan tersebut," ucapnya.

Wakil Ketua DPRD Sintang, Tery Ibrahim juga mengatakan Ruas jalan tersebut sudah berubah status menjadi provinsi tingkat kerusakannya sangat luar biasa ,namun untuk saat ini APBD kabupaten Sintang sangat kekurangan, statusnya jalan sudah milik provinsi, dengan anggaran tahun lalu Pemkab sudah berhasil memperbaiki titik rawan dengan membangun rabat beton salah satunya di jalan Simbak Binjai Hulu.

Namun untuk saat ini masih banyak titik kurang lebih 6 kerusakan yang cukup parah, dia meminta para pengguna jalan diantaranya armada perusahaan perkebunan yang melewati dengan syarat muatan hendaknya aktif untuk memelihara jalan tersebut.

"Mobilitas kendaraan sawit cukup tinggi dengan muatan yang luar biasa maka saya minta untuk ikut aktif memeliharanya, jangan ketika jalan rusak parah hingga tidak berfungsi baru menyalahkan pemerintah," ujarnya

"Saya minta pihak perusahaan setempat yang setiap hari mobilitasnya tinggi ,untuk aktif memelihara jalan,contohnya dulu perusahaan HTI yang pernah berinvestasi di daerah tersebut peran aktivitas memelihara jalan," ujar wakil ketua DPRD Sintang tersebut.

Dia berharap pihak perusahaan tidak menunggu diingatkan masyarakat untuk menambal kerusakan jalan tersebut.

Dia juga berharap kepada pemerintah Provinsi Kalbar untuk segera menindaklanjuti kerusakan jalan tersebut agar tidak sampai lumpuh total.

Hadirnya empat perusahaan di sepanjang jalan tersebut menurut Tery milik bersama dan menumbuhkan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat, tetapi persoalan rusaknya infrastruktur jalan itu masyarakat selalu menyalahkan pemerintah, menurut hemat pria berkacamata tersebut tidak demikian dan harus keroyokan.

Diberitakan sebelumnya Diubahnya status dua ruas jalan tersebut menurut Jarot ada sisi baiknya dan ada sisi buruknya dan ini tahun terakhir Pemkab Sintang bisa menggunakan dana APBD untuk mengalokasikan dana perbaikan jalan tersebut dan saat ini telah dianggarkan DAK APBD Kabupaten untuk pembangunan di 6 titik mulai dari Pedadang hingga Indung.

“Karena saat ini dua ruas jalan tersebut berubah status menjadi jalan provinsi maka selanjutnya kita tidak bisa lagi mengalokasikan dana melalui APBD dan ini tahun terakhir, untuk selanjutnya menjadi tanggung jawab pihak Provinsi Kalbar,” jelas pria jangkung ini.

Selain 6 titik jalan yang rusak parah juga perbaikan jalan Binjai serta pengaspalan mulai dari jembatan Kapuas hingga ke Simbak.

Meskipun ruas jalan tersebut berstatus jalan provinsi namun pihak Pemkab Sintang masih tetap berupaya mengusulkan ruas jalan 226 Km Sintang-Jasa menjadi jalan strategis nasional, mengingat di kabupaten lain baik itu Kapuas Hulu maupun yang lainnya dimana ada titik Pos Lintas Batas Negara (PLBN) status jalanya jalan strategis nasional.

Tjhai Chui Mie Jabat Walkot Singkawang, Gubernur Kalbar: Jabatan Ini Hanya Sementara

Halaman: 
Penulis : Ngadri, Aurora Denata
×
×