logo


Pertamina Apresiasi Penggerebekan Gudang Pengoplos LPG di Tangerang

Dengan adanya praktik penyalahgunaan seperti itu, tentu membuat masyarakat tidak mampu yang seharusnya menerima LPG 3 kg jadi kesulitan.

12 Januari 2018 14:06 WIB

Ilustrasi: Tersangka pengoplos gas memperagakan cara memindahkan isi tabung gas 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram
Ilustrasi: Tersangka pengoplos gas memperagakan cara memindahkan isi tabung gas 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram Wartakota

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polisi menggerebek sebuah gudang yang dijadikan tempat pengoplosan gas elpiji bersubsidi di Kampung Nerogtog, Kecamatan Pinang, Tangerang, Banten. Modus yang digunakan tersangka adalah menyuntikkan isi gas di dalam tabung LPG 3 kg ke tabung ukuran 12 kg dan 50 kg.

Terkait hal itu, Pertamina mengapresiasi kinerja Kepolisian dalam pengungkapan praktik penyalahgunaan pengoplosan LPG tersebut.

“Pertamina mendukung tindakan hukum kepada para pelaku yang telah merugikan masyarakat dan negara. Pasalnya, LPG 3 kg merupakan barang yang disubsidi negara. Sehingga penggunaannya pun diatur hanya untuk masyarakat tidak mampu,” tutur Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dian Hapsari Firasati, pada hari Jumat (12/1).


Wamen ESDM Jamin Tak Ada Kelangkaan LPG Subsidi

Dian melanjutkan, dengan adanya penyalahgunaan seperti itu, tentu membuat masyarakat tidak mampu yang seharusnya menerima LPG 3 kg jadi kesulitan.

“Di sisi lain, negara juga merugi karena mengeluarkan subsidi,” tandasnya.

Terlebih lagi, sambung Dian, pengoplosan yang dilakukan merupakan tindakan yang sangat berbahaya.

“Pembukaan dan penyuntikan secara paksa yang tidak sesuai prosedur bisa mengakibatkan insiden. Hal ini sangat berisiko baik untuk pelaku dan pengguna selanjutnya,” paparnya.

Lebih lanjut, Pertamina pun mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan adanya tindakan yang mencurigakan di sekitarnya.

Dikatakan Dian, laporan masyarakat tersebut bisa disampaikan kepada Kepolisian terdekat untuk mendapat penanganan sesuai prosedur.

"Dukungan masyarakat yang mewaspadai lingkungan sekitarnya tentu sangat membantu Kepolisian dalam menindak para pelaku penyalahgunaan LPG seperti ini. Sekali lagi, pengoplosan sangat berbahaya baik bagi para pelaku maupun masyarakat umum sebagai pengguna selanjutnya," tuntasnya.

 

Pertamina: Stok LPG 3 Kg di Daerah Terpantau Aman

Halaman: 
Penulis : Riana
×
×