logo


Ekspor Tembaga Freeport Sepanjang 2017 Turun Hingga di Bawah Kuota

Kuota ekspor PTFI sendiri berakhir pada pada 17 Februari 2018

12 Januari 2018 11:06 WIB

Kawasan pertambangan Freeport Indonesia di Tembaga Pura, Papua.
Kawasan pertambangan Freeport Indonesia di Tembaga Pura, Papua. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat capaian ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia (PTFI) belum mencapai volume yang direkomendasikan, yakni hanya sekitar 921.137 ton di tahun 2017.

Divestasi Freeport Mandek karena Pemerintah Tak Satu Suara

"Untuk realisasi ekspor, dari Freeport sampai Desember, itu besarannya baru 921.137 ton. Kuota 1,1 juta ton," beber Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono, di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/1/2017).

Bambang menuturkan, kuota ekspor PTFI sendiri berakhir pada pada 17 Februari 2018. Namun, hingga kini perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu belum mengajukan permohonan perpanjangan izin ekspor.


Kementerian ESDM Perpanjang IUPK Freeport, Alasannya Ini..

Padahal, aturannya mengatakan permohonan perpanjangan ekspor dapat dilakukan paling lambat 30 hari menjelang habis masa berlaku.

"Untuk rekomendasi ekspor Freeport belum diajukan, tapi aturannya ada evaluasi," kata Bambang.

Bambang melanjutkan, pemerintah juga tidak bisa langsung memberikan perpanjangan rekomendasi terhadap Freeport.

"Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu, contohnya pembangunan smelter," tuntasnya.

 

Jokowi Tetap Ngotot Ingin Saham Freeport 51%

Penulis : Riana