logo


PN Jakarta Selatan Beri Tambahan Vonis Kepada Amie Hamid, Penerbit Faktur Abal-abal

Barang bukti yang membuktikan Amie telah melakukan TPPU dari keuntungan penerbitan faktur pajak fiktif

11 Januari 2018 12:10 WIB

Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Pengadilan Tipikor.
Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Pengadilan Tipikor. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menjatuhkan hukuman bagi Amie Hamid pada hari Senin (8/1/2018) atas tuduhan tindak pidana pencucian uang (TPPU) melalui penerbitan faktur pajak palsu.

Aturan Pajak Toko Online Direncanakan Terbit Akhir Bulan Ini

Barang bukti menunjukkan bahwa Amie telah melakukan TPPU dari keuntungan penerbitan faktur pajak palsu yaitu rumah, apartemen, gedung olahraga, kos-kosan, vila, ruko, kios, kendaraan bermotor, barang elektronik, sampai uang tunai.

Amie sebelumnya sudah pernah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara dalam kasus tindak pidana perpajakan pada tahun 2016 lalu, namun dari pengembangan penyidikan ditemui fakta terbaru yang menjerat dia dalam kasus faktur pajak palsu.


BPKPD Kalbar Berlakukan Program Penghapusan Denda PKB dan BBN

"Yang bersangkutan divonis empat tahun enam bulan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan dalam kasus TPPU faktur pajak palsu," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP, Hestu Yoga Saksama, melalui keterangan tertulis pada hari Kamis (11/1).

Yoga menjelaskan, semua barang bukti dalam kasus ini dengan nilai total Rp 26,9 miliar disita oleh penyidik dan menjadi barang rampasan negara.

Dalam amar putusan perkara pertama Amie di PN Jakarta Utara tahun 2016, diperoleh fakta total nilai faktur pajak tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya (TBTS) dari Amie kepada tujuh perusahaan sebesar Rp 123 miliar lebih.

Dari sana, penyidik menemukan Amie memperoleh keuntungan Rp 49 miliar lebih yang kemudian digunakan untuk keperluan pribadi dan bisnisnya.

Kepala DJP Kalbar: Batas Akhir Pengampunan Pajak 31 Desember 2017

Penulis : Uty Saifin Nuha