logo


Pertamina Akan Tindak Tegas Oknum Sopir Tangki BBM ‘Nakal’

Apabila terbukti melakukan pencurian BBM, sopir mobil tangki 'nakal' akan langsung diberikan sanksi tegas berupa pemutusan hubungan kerja dan pelaporan ke instansi yang berwenang.

10 Januari 2018 16:39 WIB

Ilustrasi, pendistribusian bbm oleh mobil tangki Pertamina.
Ilustrasi, pendistribusian bbm oleh mobil tangki Pertamina. Istimewa

MEDAN, JITUNEWS.COM – General Manager Marketing Operation Region I PT Pertamina (Persero), Erry Widiastono, menegaskan, pihaknya berkomitmen teguh untuk memberikan sanksi berat dan tidak mentoleransi perilaku nakal yang dilakukan oknum awak mobil tangki (AMT) saat mendistribusikan BBM kepada masyarakat.

Sebagaimana diketahui, saat ini, Pertamina MOR I telah membentuk tim di lapangan guna melakukan investigasi terkait dugaan penyelewengan BBM yang diindikasi dilakukan oleh AMT di Tapanuli Tengah. Apabila terbukti melakukan pencurian BBM, sopir mobil tangki 'nakal' akan langsung diberikan sanksi tegas berupa pemutusan hubungan kerja dan pelaporan ke instansi yang berwenang.

“Pertamina memberikan perhatian tinggi kepada upaya positif untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karenanya, komitmen ini dilakukan untuk mencegah terjadinya losses selama proses pengantaran BBM kepada masyarakat,” tegas Erry dalam keterangannya, Rabu (10/1).


Tinjau TBBM Plumpang, Pertamina Pastikan Penyaluran Lancar

Erry melanjutkan, Pertamina pun akan terus berupaya melakukan perbaikan sistem secara berkelanjutan agar celah-celah untuk terjadinya penyelewengan oleh oknum-oknum awak mobil tangki BBM selama proses pengantaran dapat diminimalkan.

“Kami juga menyiapkan sanksi paling berat dan tidak akan mentoleransi oknum-oknum tersebut apabila terbukti masih melakukan pelanggaran,” ungkapnya.

Erry pun kemudian menuturkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi laporan masyarakat yang masuk terkait ‘kenakalan’ oknum AMT Pertamina.

“Pertamina sangat berterima kasih atas perhatian dari masyarakat yang telah membantu kami melakukan pengawalan pendistribusian BBM, sehingga kami dapat melakukan tindakan tegas terhadap upaya kecurangan yang terjadi,” tandasnya.

Ia pun lantas mengimbau masyarakat umum yang mengetahui adanya indikasi tindak kecurangan terkait dengan kegiatan distribusi BBM supaya dapat segera melaporkan kejadian tersebut disertai dengan bukti ke kontak Pertamina di 1-500-000.

“Komitmen kami, setiap laporan akan tindaklanjuti hingga tuntas,” pungkasnya.

Pemerintah Tugasi Pertamina dan AKR untuk Pendistribusian BBM Jenis Tertentu 2018-2022

Halaman: 
Penulis : Riana