logo


Luhut dan Susi Beda Pendapat Soal Kapal, Pimpinan DPR: Jadi Gaduh

Taufik menyarankan agar pengambilan keputusan para anggota Kabinet Kerja mengacu pada kebijakan presiden

10 Januari 2018 14:49 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan.
Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMMenteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, tidak setuju dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengenai penenggelaman kapal. Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan, berharap Kabinet Kerja kompak dalam mengambil kebijakan.

Luhut: Jokowi Berhasil Memberikan Ketauladanan

"Saya berharap Kabinet Kerja ini betul-betul kompak. Jangan sampai dinamisasi internal itu kemudian terkesan mengemuka di masyarakat atau publik," kata Taufik di gedung DPR RI Jakarta pada hari Rabu (10/1).

"Satu menyampaikan kapal nelayan asing yang ilegal harus diledakkan, pihak lain melarang, ada semacam beda pandangan yang tidak perlu menyangkut kebijakan pemerintah," tambahnya.


Khofifah Segera Mundur dari Kabinet Setelah Sah Jadi Cagub

Ia menyarankan agar pengambilan keputusan para anggota Kabinet Kerja mengacu pada kebijakan Presiden. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari perbedaan pendapat seperti yang terjadi antara Susi dan Luhut yang dapat membuat gaduh.

"Seyogianya kita kembalikan kepada kebijakan Presiden, karena bagaimanapun Presiden adalah pemegang mandatori dan elektoral. Tapi jangan sampai ini dibiarkan juga, karena jika dibiarkan, lantas ada statement Ibu Susi yang akan tetap meledakkan seolah-olah akan menjadi kegaduhan baru, dan masyarakat tentunya menjadi bingung," ujarnya.

Menurutnya, perbedaan pendapat ini harus dikembalikan pada mekanisme yang telah ditentukan. Ada hal yang perlu dikaji lagi mengenai sebab-akibat yang timbul dari kebijakan penenggelaman kapal.

"Dalam hal ini kita kembalikan saja kepada mekanisme yang ada, apakah perlu diledakkan atau tidak. Terus manfaat diledakkan maupun tidak tentunya semuanya sudah diatur, tinggal dibuat landasan hukumnya saja," tutup Taufik.

Sebut Penenggelaman Kapal Tak Beri Efek Jera, Luhut: Dasarnya Punya Gen Maling

Penulis : Aurora Denata