logo


Soal Empat Blok Terminasi, KESDM Tunggu Pertamina

Jika Pertamina tidak menggunakan right to match alias tak mengajukan tawaran yang lebih baik, maka empat blok ini akan diserahkan ke kontraktor eksisting.

10 Januari 2018 14:22 WIB

Ilustrasi, explorasi minyak.
Ilustrasi, explorasi minyak. shutterstock

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM, Ego Syahrial, mengaku pihaknya tengah menunggu keputusan PT Pertamina (Persero) terkait pengelolaan 4 blok migas yang akan terminasi pada tahun ini.

Adapun 4 blok dimaksud adalah Blok Tuban, Blok Southeast Sumatera, Blok Ogan Komering, dan Blok Sanga-sanga.

Ego menuturkan, jika Pertamina tidak menggunakan right to match alias tidak mengajukan tawaran lebih baik, maka empat blok ini akan diserahkan kepada kontraktor eksisting.


Wamen ESDM Teken Persetujuan Pengembangan Blok Kasuri

Sebagaimana diketahui, kontraktor eksisting antara lain Petrochina di Tuban, Talisman di Ogan Komering, PT Saka Energi Indonesia di Sanga-Sanga, dan CNOOC di SES.

"Yang empat ini kita minta mereka (Pertamina) supaya right to match secepatnya. Eksisting sudah kasih. Kita lihat yang eksisting ini sedikit lebih bagus daripada Pertamina. Pertamina juga mengakui penawaran kontraktor eksisting lebih bagus. Jadi posisinya (kita) nunggu Pertamina," tegas Ego di Kantor Kementerian ESDM Jakarta pada hari Selasa (9/1).

Dikutip dari kumparan pada tanggal 18 Januari 2017 lalu, pemerintah memutuskan tidak memperpanjang kontrak perusahaan-perusahaan migas asing di 8 blok yang masa kontraknya berakhir (terminasi) pada tahun 2018. Selanjutnya, 8 blok yang telah terminasi itu akan diserahkan kepada PT Pertamina (Persero) untuk dikelola.

Adapun 8 blok terminasi yang diserahkan kepada Pertamina adalah Blok Tuban, Blok Ogan Komering, Blok Sanga-Sanga, Blok South East Sumatera (SES), Blok NSO, Blok Attaka, Blok Tengah, dan Blok East Kalimantan.

Namun dalam perkembangannya, Pertamina mengembalikan Blok East Kalimantan dan Attaka. Alasannya, karena kurang ekonomis, maka tersisa 6 blok terminasi.

Lantas, pemerintah mengubah keputusannya. Kontraktor eksisting di 4 dari 6 blok terminasi tersebut diberi kesempatan untuk mengajukan penawaran, diadu dengan Pertamina. Dan hanya 2 blok terminasi yang tetap diserahkan sepenuhnya kepada Pertamina yaitu Blok Tengah dan NSO.

 

Harga Gas Blok Masela Ditawar Murah, Bos SKK Migas Geram!

Halaman: 
Penulis : Riana