logo


Banyak Kelebihan, Bright Gas Jadi Primadona Baru Ibu 'Zaman Now'

Bright Gas telah berhasil mengambil hati masyarakat, hal ini terlihat dari data penyaluran Bright Gas yang mengalami kenaikan signifikan dari tahun sebelumnya

9 Januari 2018 11:17 WIB

Elpiji Bright Gas dalam kemasan tabung 5.5 kg.
Elpiji Bright Gas dalam kemasan tabung 5.5 kg. Istimewa

MEDAN, JITUNEWS.COM - Kehadiran Bright Gas di Indonesia nyatanya memenuhi ekspektasi masyarakat yang mengharapkan produk gas yang berkualitas. Dengan dilengkapi teknologi double spindel dengan keamanan ganda, membuat Bright Gas menjadi lebih aman untuk digunakan. 

Kelebihan lain Bright Gas juga dilengkapi dengan Seal Cap Barcode yang bisa discan sehingga menjamin mutu dari isi produk dan tidak bisa dipalsukan, ditambah lagi dengan tampilan yang lebih casual dan estetik membuat Bright Gas menjadi Primadona baru para ‘Ibu zaman now’. 

Terkait hal itu, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I pun mencatat kenaikan konsumsi Bright Gas yang cukup signifikan di lima Provinsi yang menjadi wilayah kerja dari Pertamina MOR I, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Ria pada masa satgas Natal 2017 dan tahun baru 2018. 


Konsumsi Bright Gas Naik 58%, Konsumen Elpiji 3 Kg Berkurang

General Manager Pertamina MOR I, Erry Widiastono, mengungkapan apresiasinya kepada seluruh masyarakat di wilayah kerja MOR I atas kepedulian terhadap elpiji berkualitas.

“Bright Gas telah berhasil mengambil hati masyarakat, hal ini terlihat dari data penyaluran Bright Gas yang mengalami kenaikan signifikan dari tahun sebelumnya, terbukti masyakarat kini mulai memperhatikan faktor kualitas, keamanan, dan keselamatan dalam menggunakan bahan bakar gas," ungkap Erry seperti dilansir laman resmi Pertamina. 

Selama periode Satgas Naru 18-30 Desember 2017, Bright Gas mengalami kenaikan konsumsi menjadi 17.267 tabung per hari atau mengalami kenaikan hingga 206% dibandingkan dengan periode satgas Naru tahun 2016 yang hanya sebesar 5.636 tabung per hari di seluruh wilayah operasional Pertamina MOR I. 
Konsumsi terbesar selama periode Satgas Naru 2017 terjadi di wilayah Riau dengan kenaikan mencapai 1.016% atau sebesar 5.015 tabung per hari dari penyaluran pada periode sebelumnya yakni 449 tabung per hari.

Di posisi kedua, Provinsi Sumatera Barat berhasil mencapai kenaikan hingga 173% dari 1.129 tabung per hari di periode Satgas Naru tahun 2016 menjadi 3.087 tabung per hari. Disusul oleh Provinsi Sumatera Utara yang tercatat mengalami kenaikan penyaluran harian dari 2.655 tabung per hari menjadi 5.795 tabung per hari pada Satgas Naru 2017 atau mengalami kenaikan sebesar 118%. 

Sedangkan, untuk Provinsi Aceh kenaikan sebesar 174% dengan penyaluran menjadi 1.955 tabung per hari di periode Satgas Naru 2017 dari 713 tabung per hari pada satgas Naru 2016. Selanjutnya di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat penyaluran mencapai 1.200 tabung per hari naik 73% dari periode Satgas Naru 2016 yaitu 693 tabung per hari.

Gempol Sari, Kampoeng Bright Gas Pertama di Jawa Barat

Halaman: 
Penulis : Riana
×
×